Keluhkan Perhatian Pemkab, Raih Banyak Penghargaan





 SENIMAN Cianjur, Erik Ikhsan, sudah lama menggeluti dunia karya seni dengan hasil yang menakjubkan dan membuatnya mendapat begitu banyak penghargaan dari hasil karya yang dibuatnya selama ini. Karena kecintaannya terhadap seni, ia pun mendirikan sebuah sanggar yang bernama Harmoni yang selalu menampilkan jutaan karyanya di setiap event atau kegiatan lainnya yang ia ikuti.

            Erik adalah pemilik sanggar Harmoni yang beralamat di Gang Harmoni, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, mengeluhkan atas kurangnya perhatian atau dukungan pihak Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Cianjur, terhadap para seniman ataupun orang-orang yang mempunyai kualitas dalam prestasinya yang bisa mengangkat nama Cianjur.
            “Dari dulu hingga sekarang saya mengikuti pameran atau membuat event-event lukisan di Wilayah Kabupaten Cianjur ataupun diluar daerah, dari kantong saya sendiri dan tidak pernah sepeser pun Pemda atau instansi-instansi terkait membantu dan mendukung sebuah potensi yang saya miliki,” terang Erik.
            Disebabkannya ia berjalan sendiri dalam proses pembuatan, penampilan dan penjualan sebuah karya seni yang dibuat, ia harus rela untuk menjual sebuah kendaraannya hanya untuk memajukan serta mempertahankan sebuah seninya. “Kegiatan work shop atau bentuk apapun dari Pemda kurang memperhatikan, padahal ini buat karya Cianjur sendiri serta meningkatkan keinginan masyarakat terhadap kesenian,” paparnya.
            Amat disayangkan sekali bahwa sebuah mangkok daerah yang mempunyai bakat orang-orang yang berpotensi dan berprestasi, namun tak dikembangkan dan diacuhkan. Padahal dari hasil karya yang dibuat dan ditamppilkan beberapa ajang acara, ia mendapatkan begitu banyak penghargaan. “Dapat penghargaan dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Pendidikan, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan, Taman Mini Indonesia Indah dan masih banyak lainnya, yang bisa dilihat di sebuah sanggar Harmoni saya,” tutupnya. (*)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top