Radar Cianjur »
Ekonomi Bisnis
»
2016, Pemerintah Bangun 700 Ribu Rumah Murah
2016, Pemerintah Bangun 700 Ribu Rumah Murah
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 03 Maret 2016 |
Ekonomi Bisnis
JAKARTA
– Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)
menargetkan pembangunan sejuta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah
(MBR) akan lebih banyak dibandingkan rumah untuk non MBR. Untuk itu, pihak
Kementerian PUPR akan meningkatkan koordinasi dengan kementerian/lembaga
terkait, pemerintah daerah, pengembang, perbankan serta masyarakat luas agar
target pembangunan sebanyak satu juta unit bisa tercapai tahun ini.
“Tahun
ini program sejuta rumah masih menargetkan pembangunan satu juta unit rumah.
Adapun target pembangunan rumah untuk MBR nantinya akan lebih besar yakni 700
ribu unit rumah, sedangkan non MBR hanya 300 ribu unit rumah,” ujar Direktur
Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Syarif Burhanuddin di Jakarta,
Selasa (1/3).
Menurut
Syarif, hingga saat ini Kementerian PUPR terus berusaha agar program sejuta
rumah berjalan baik di daerah-daerah. Selain itu, kerja sama dengan pihak
perbankan dan pengembang terus ditingkatkan mengingat pemerintah tidak akan
mampu membangun seluruh rumah untuk masyarakat karena keterbatasan anggaran.
Lebih
lanjut, Syarif menerangkan, berdasarkan sasaran Program Sejuta Rumah tahun 2016
nantinya lebih banyak daripada rumah non MBR. Pembangunan rumah untuk MBR yang
akan dilaksanakan pemerintah melalui Kementerian PUPR sesuai APBN hanya
sebanyak 113.422 unit dan rumah MBR yang dibiayai non APBN adalah 586.578 unit.
Sedangkan sisanya yakni rumah non MBR 300 ribu unit diserahkan kepada
pengembang dan masyarakat melalui pembangunan rumah komersial dan umum.
Dari
113.422 unit rumah MBR yang akan dilaksanakan Kementerian PUPR adalah
pembangunan Rusunawa 12.072 unit, program bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
(BSPS) atau bedah rumah melalui peningkatan kualitas rumah 94 ribu unit. Juga
embangunan rumah baru MBR sebanyak 1.000 unit dan pembangunan rumah khusus
sebanyak 6.350 unit.
“Adapun
pembangunan rumah MBR yang melalui non APBN adalah lewat penyaluran KPR
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan non FLPP,”
katanya.(esy/jpnn)
Populer
-
CIANJUR - Peristiwa mengenaskan terjadi di Curug Ciastana, Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak pada Rabu (15/2) pa...
-
CIANJUR- Membangun sebuah rumah akan lebih sempurna jika menggunakan kayu seperti kayu jati. Selain kuat, kayu jati memberikan sua...
-
CIANJUR-Umumnya ketika hari libur nasional tiba, tempat wisata dipenuhi pengunjung baik lokal maupun manca negara. Namun, tidak terjadi di...
-
Berkaca dari Kabupaten Lombok Barat yang memiliki infrastruktur yang memadai dan merata hampir di seluruh kawasan. Saat ini dae...
-
JAKARTA-Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku prihatin karena Ketua KPK Agus Raharjo mengungkap sudah menandatangani Sprindik untuk tersang...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR – Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort ( Polres ) Cianjur meng gelar pembersihan pelan...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...


Tidak ada komentar: