Kalang Benteng Ksatria Mengelegar Siapkan Bibit Pesilat Buat Ajang Bergengsi


Sebanyak 230 pesilat dari 24 sekolah  yang ada di Cianjur dan Sukabumi berkumpul dalam perhelatan Kalang Benteng Ksatria (Bentar) VIII tahun 2016 di Aula Al-Azhary, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Cianjur. Selama tiga hari kedepan, mereka akan menampilkan kemampuan terbaiknya guna dipersiapkan jelang ajang-ajang bergengsi kedepan.
Bunyi alunan musik sunda terdengar jelas di sebuah ruangan yang berisikan sekelompok orang berpakaian hitam. Mulai dari anak-anak hingga remaja, berkumpul seraya mempersiapkan diri dengan melakukan pemanasan. Tak sedikit pula yang sibuk melakukan penimbangan berat badan sambil memperhatikan urutan berat badan masing-masing.
Mereka rupanya para pesilat yang sedang bersiap diri mengerahkan kemampuan terbaiknya jelang perhelatan Kalang Benteng Ksatria (Bentar) VIII tahun 2016. Sedikitnya 230 pesilat dari 24 sekolah  yang ada di Cianjur dan Sukabumi siap bertarung demi meraih gelar pesilat terbaik tahun ini, untuk selanjutnya dipersiapkan jelang ajang-ajang bergengsi.
Informasi yang dihimpun, para pesilat berdatangan dari sejumlah kawasan. Mulai dari kawasan Cikalong, Cugenang, Mande, Sukanegara, Karangtengah, Cianjur Kota, Tanggeung, Cikadu, hingga Sukabumi, berkumpul di Aula Al-Azhary, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Cianjur kemarin, dalam event satu tahunan tersebut.
Pelatih sekaligus penylenggara Kalang Bentar VIII, Dodi Sudarma menjelaskan, selain dipersiapkan ajang pencarian bibit pesilat di Cianjur dan Sukabumi dalam lingkup internal perguruan Benteng Ksatria, para pesilat juga diberikan pemaparan coaching clinic oleh para pesilat Bentar yang sudah berpengalaman.
“Para senior yang sekarang sudah jadi atlet kebanggaan Cianjur juga berdatangan untuk memberikan motivasi sekaligus mengarahkan adik-adiknya untuk menjadi pesilat berkualitas,” terang Dodi.
Dodi menambahkan, dalam gelaran tersebut dipertandingkan 15 kelas untuk kategori tanding putra dan putri. Kategori putra sebanyak delapan kelas dan kategori putri sebanyak tujuh kelas. Para pesilat tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok Benteng untuk kategori pemula dan kelompok Ksatria untuk kategori profesional.
“Hasil yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan evaluasi. Kami harap, melalui ajang ini nantinya akan semakin bermunculan generasi pesilat Cianjur yang berkualitas dan siap mengukir prestasi,” harapnya.

Dodi berpesan agar para pesilat untuk mampu menampilkan kemampuan terbaiknya berdasarkan hasil latihan yang ditempuh sejak jauh-jauh hari. Bukan tidak munngkin, kedepan para bibit pesilat Cianjur ini akan membawa nama baik Cianjur, baik di kancah daerah, provinsi, nasional maupun internasional. (*)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top