Mantan Buruh Perkebunan Butuh Solusi


CIPANAS- Sejumlah mantan pegawai Perkebunan Teh Cisereuh, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, alih profesi menjadi pedagang kaki lima demi bertahan hidup.
Staf Pelaksana Trantib Kecamatan Cipanas Holis menjelaskan, sejumlah warga di daerah Batulawang kini mulai membuka lapak di areal Perkebunan Teh Batulawang. Namun amat disayangkan mereka berdagang di areal terlarang.
"Mereka berdagang di areal tanah PU dan Perkebunan Teh PT MPM. Sementara areal itu bukan untuk zona PKL," jelasnya.
Menurutnya, mereka mendirikan warung kaki lima merupakan para mantan karyawan perkebunan teh yang sudah dirumahkan dengan ekonomi lemah dan membutuhkan pekerjaan.
"Kami akan segera menangani masalah ini, walaupun mereka masyarakat tak mampu, bukan berarti mereka bisa berdagang dimana saja," tuturnya.
Siti (42) salah seorang pedagang mengaku, terpaksa berdagang disepanjang areal perkebunaan teh karena tak ada pilihan lain, demi menyambung hidup selepas diberhentikan sebagai buruh perkebunan teh.
“Kami terpaksa berdagang bersama rekan-rekan lainnya. Hidup di zaman sekarang susah cari pekerjaan,” akunya.

Ditambahkannya, berdagang disepanjang areal perkebunan teh hanya mengandalkan dari kendaraan yang melintas, karena saat ini Jalur Puncak II cukup banyak dilalui kendaraan. "Kalaupun kami dilarang oleh pemerintah, kami hanya menginginkan solusi dan alternatif agar tetap bisa mencari nafkah," harapnya.(fhn)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top