Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Kandang Ayam Undang Ribuan Lalat Dibangun Dekat Pemukiman
Kandang Ayam Undang Ribuan Lalat Dibangun Dekat Pemukiman
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 12 Mei 2016 |
Cianjur Raya
![]() |
| Peternakan ayam yang berada dekat dengan pemukiman warga di Kampung Karangsari, Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, dikeluhkan warga menyebabkan kehadiran ribuan lalat. |
KARANGTENGAH – Keberadaan sejumlah peternakan ayam yang dibangun di beberapa lokasi yang dekat dengan pemukiman warga di wilayah Karangtengah, dikhawatirkan banyak pihak berdampak buruk pada kesehatan, kaerna setiap kali menjelang musim panen ayam, banyak lalat yang berterbangan ke rumah-rumah dan di lingkungan di sekitar kandang ayam.
Kamal (42), salahseorang warga Kampung Karangsari RT06/02, Desa Babakancaringin, Kecamatan Karangtengah, mengatakan bahwa keberadaan perusahaan ternak ayam boiler di kampungnya yang jaraknya hanya beberapa meter saja dari pemukiman warga, dirasa sangat mengganggu sekali.
"Seperti terlihat sendiri, banyak lalat bertebangan. Kami merasa jijik, apalagi sejumlah lalat sering masuk dan memenuhi rumah. Tentunya juga merasa sangat khawatir ada penyakit," keluhnya, saat ditemui Radar Cianjur pada Rabu (11/5) kemarin.
Fendi (50), seorang pemerhati lingkungan di wilayah tersebut, membenarkan bahwa setiap kali dekat dengan masa panen ayam, bisa dipastikan lalat semakin banyak dan membuat warga menjadi merasa khawatir akan datangnya berbagai penyakit, terutama yang bisa menyerang anak-anak.
"Rencananya akan melaporkan soal ini ke desa dan dinas terkait agar nanti bisa dipanggil,” ujarnya.
Andri (35), warga lainnya, mengungkapkan bahwa gangguan tidak hanya karena lalat banyak masuk ke dalam rumah, tetapi bahkan banyak terlihat hingga ke Kantor Desa Babakancaringin.
"Kalau bau tidak. Namun bila musim panen ayam, selalu kedatangan lalat setiap hari. menyebar berterbangan kemana-mana di lingkungan sini," katanya.
Di lain pihak, perwakilan perusahaan peternakan ayam, Edy, menjelaskan bahwa sebelumnya tidak pernah ada warga yang protes dengan keberadaan kandang ayam di wilayah itu, dan pihaknya mengaku sudah berupaya untuk mencari solusi agar tidak ada lalat. Ia juga mengatakan bahwa persoalan bau menyengat sebelumnya sudah teratasi karena setiap hari selalu memakai obat-obatan.
"Ada obat khusus untuk mengilangkan bau kotoran ayam. Tapi kalau lalat, kami baru ada laporan, dan akan dicek nanti ke lapangan langsung. Yang punya kebijakan bukan saya, nanti akan ditembuskan ke pemilik," jelasnya. (mat)
Populer
-
CIANJUR - Peristiwa mengenaskan terjadi di Curug Ciastana, Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak pada Rabu (15/2) pa...
-
CIANJUR- Membangun sebuah rumah akan lebih sempurna jika menggunakan kayu seperti kayu jati. Selain kuat, kayu jati memberikan sua...
-
CIANJUR-Umumnya ketika hari libur nasional tiba, tempat wisata dipenuhi pengunjung baik lokal maupun manca negara. Namun, tidak terjadi di...
-
Berkaca dari Kabupaten Lombok Barat yang memiliki infrastruktur yang memadai dan merata hampir di seluruh kawasan. Saat ini dae...
-
JAKARTA-Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku prihatin karena Ketua KPK Agus Raharjo mengungkap sudah menandatangani Sprindik untuk tersang...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR – Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort ( Polres ) Cianjur meng gelar pembersihan pelan...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...


Tidak ada komentar: