Radar Cianjur »
Nasional
»
Nazar Minta KPK Jerat Anas Lagi
Nazar Minta KPK Jerat Anas Lagi
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 26 Mei 2016 |
Nasional

JAKARTA-Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin yang kini menjadi terdakwa perkara pencucian uang mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menjerat Anas Urbaningrum lagi. Dalihnya, karena mantan ketua umum Partai Demokrat itu semestinya juga dijadikan tersangka kasus pencucian uang.
Nazar menyampaikan permintaannya pada persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (25/5). Nazar menyebut Anas dan bekas Wakil Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis sudah seharusnya jadi tersangka.
"Kami memohon majelis hakim memerintahkan KPK memeriksa dan menetapkan Anas dan Yulianis sebagai tersangka pencucian uang," kata Andriko Saputra selaku pengacara Nazaruddin saat membacakan pledoi.
Andriko menambahkan, berdasarkan fakta persidangan, bukti dan keterangan saksi, kliennya bukanlah orang pertama di Anugrah Nusantara maupun Permai Grup. Menurutnya, pengendali perusahaan itu adalah Anas.
Sedangkan posisi Nazar dalam perusahaan itu hanya sebatas mengetahui pengeluaran dan pemasukan uang. "Tidak bisa mengambil uang tanpa izin Anas sebagai pengendali," ungkap Andriko.
Ia menambahkan, selain Anas juga ada Yulianis yang mengedalikan keuangan di Permai Grup. Andriko menyebut Yulianis merupakan kerabat dekat Anas.(boy/jpnn)
Populer
-
JAKARTA-Pupus sudah harapan Jessica Kumala Wongso untuk keluar dari tahanan Sabtu (28/5). Pasalnya, Kamis (26/5), Kejaksaan Tinggi DKI Ja...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR JUARA: Tim bola voli putri Desa Cipeuyeum menjadi juara dalam rangkaian lomba HUT RI ke-71. HA...
-
Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur SERIUS: Tim penilai dari Kabupaten Cianjur melakukan penilaian terhadap posyandu Sartika 3 Desa M...
-
SOSOK EDI HERMAN KEPALA Desa Cihaur, Edi Herman mengungkapkan, arti dari makna sesungguhnya HUT RI bukan hanya sekedar mengisi hib...
-
Wanita berparas cantik ini memiliki dua profesi yakni sebagai pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur sekaligus mahasiswa di UNSUR C...
-
JAKARTA-Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, rasionalisasi alias pemangkasan jumlah PNS tidak akan sampai sejuta orang. Saat ini ju...
-
JAKARTA-Ratusan ribu honorer kategori dua (K2) melayangkan protes kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokras...

Tidak ada komentar: