Seminggu, Polres Layangkan 2365 Tilang


MELANGGAR: Petugas Satlantas Polres Cianjur memberhentikan Fani yang kedapatan berbonceng bertiga di Jalan Abdullah bin Nuh.





CIANJUR– Satlantas Polres Cianjur terus lakukan operasi patuh dengan gencar
di beberapa titik di Cianjur. Dalam operasi patuh itu, banyak sekali para khalayak Cianjur
yang masih tidak memiliki surat-surat kendaraannya serta lainnya.

Kepala Satlantas (Kasatlantas) Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa mengungkapkan, sangat banyak jumlah pelanggar yang saat terjaring operasi oleh anggota. “Dari mulai kita operasi pada tanggal 16 hingga 22 Mei 2016, jumlah tilang mencapai 2365 pelanggar. yang diantaranya kebanyakan tidak memakai helm. Di samping itu, teguran yang diberikan pun mencapai 215 orang.” ungkap Kasatlantas.

Erik pun menambahkan, jumlah pelanggar yang tidak memakai helm mencapai 809 orang, serta yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sebanyak 749 orang dan tidak mempunyai atau tidak membawa STNK berjumlah 86 orang. “Selain itu, pelanggar yang tidak memakai perlengkapan kendaraan sebanyak 283 orang, lalu muatan kendaraan atau yang mengangkut orang sampai dengan 58 orang,” tambahnya.

Menurut ia, hal lainnya seperti yang tidak menyalakan lampu utama motor atau tak
memakai sabuk dalam berkendara mobil berjumlah dan lainnya hingga 380 orang. Jadi
kalau ditotal secara keseluruhan dari keseluruhan sampai 2508 orang, selama satu
minggu.

Ia menghimbau kepada masyarakat karena menjelang lebaran, agar mematuhi aturan-aturan lalu lintas dan melengkapi surat-surat kendaraannya. “Hal ini untuk keselamatan dan kenyamanan yang dimiliki oleh mereka sendiri saat mengendarai kendaraannya,” imbau Erik.

Seperti wanita cantikyang bernama Fani (19), pada saat kemarin motornya terjaring operasi oleh petugas Satlantas di Jalan Abdulah Bin Nuh, Cianjur. Ia mengatakan, bahwa ia akan mengantar adiknya keluar yang berusia 14 tahun.

Sayangnya, ia dalam posisi berbonceng tiga dan adiknya tersebut tidak memakai helm. “Da
deket mau nganterinnya juga, enggak jauh. Biasanya juga tidak apa-apa,” ujarnya.

Bukan itu saja, Fani pun mengendarai motor plat merah. “Iya saya tidak bawa surat-surat seperti STNK dan SIM. Gimana atuh a ya? Ini pakai motor Yamaha yang bapak dan mau nganter adik saya,” aku Fani. (cr2)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top