Radar Cianjur »
Nasional
»
Anak Buah Bu Mega Desak Pemerintah Cekatan Bebaskan Sandera
Anak Buah Bu Mega Desak Pemerintah Cekatan Bebaskan Sandera
Posted by Radar Cianjur on Senin, 18 Juli 2016 |
Nasional
![]() |
| Anggota Komisi I DPR Charles Honoris. Foto: dokumen JPNN.Com |
JAKARTA-Anggota Komisi I DPR yang
membidangi pertahanan dan luar negeri, Charles Honoris menyarankan ke
pemerintah agar memanfaatkan doktrin humanitarian intervention untuk
membebaskan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok Abu Sayyaf di
Filipina. Menurutnya, dengan doktrin itu maka militer suatu negara bisa
mendapat mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk masuk ke negara lain
guna menyelamatkan nyawa dan mencegah pembunuhan massal.
"Ini pernah dilakukan Amerika Serikat
di Kosovo pada tahun 1990-an. Humanitarian intervention bisa dijadikan preseden
pembebasan WNI yang disandera Abu Sayyaf," kata Charles di Jakarta, Minggu
(17/7).
Untuk menghindari polemik, politikus PDI
Perjuangan itu menyarankan ke pemerintah Indonesia agar menggunakan istilah
operasi pembebasan ketimbang operasi militer. Pasalnya, konstitusi Filipina
tidak mengizinkan militer negara lain masuk untuk menggelar operasi di wilayah
negeri yang kini dipimpin Presiden Rodrigo Duterte itu.
Namun, ia menilai operasi pembebasan untuk
menyelamatkan manusia tidak dilarang. "Tidak beda dengan operasi-operasi
penyelamatan yang melibatkan militer asing dalam hal bencana alam seperti
longsor dan gempa bumi," tuturnya.
Ia menegaskan, operasi pembebasan terhadap
WNI yang disandera harus segera dilakukan. Sebab, jangan sampai kasus itu terus
berlarut dan berulang.
“Kita ketahui penculikan-penculikan ini
bukan didasarkan oleh faktor ideologis, tetapi semata-mata untuk mencari uang.
Makin lama sandera ditahan oleh kelompok Abu Sayyaf, maka makin berbahaya pula
nyawa mereka,” ucap anak buah Megawati Soekarnoputri di PDIP itu.(fat/jpnn)


Tidak ada komentar: