Dari Aksi Asusila, Hingga Tulisan tak Senonoh



*Menikmati Suasana Taman Joglo di Sawahgede (3-Habis)
FOTO: UMAR/ RADAR CIANJUR
VANDALISME: Keramik yang berada di tengah Taman Joglo dirusak oleh aksi corat-coret dengan kata yang tak senonoh.

KEBANGGAAN berbalut kekecewaan masih terasa saat masyarakat mendatangi salah satu taman kebanggaan Kabupaten Cianjur, Taman Joglo. Di balik keindahan dan keasriannya, ternyata taman yang berada di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur ini menyimpan sejumlah hal tak terduga yang dinilai negatif.

Laporan: AZAZYA IYAZ, Cianjur

FASILITAS penerangan yang kurang optimal memang menjadi kesempatan sejumlah masyarakat untuk melakukan tindak asusila. Tak sedikit pasangan muda-muda yang kerap kedapatan tengah asyik mojok bahkan melakukan tindakan asusila alias mesum. Benar apada adanya, kondisi yang gelap dijadikan pasangan belia untuk melakukan tindakan mesum.

Namun tak hanya aksi asusila saja. Taman yang dinobatkan menjadi taman kreatif ini malah menjadi sasaran empuk sejumlah tangan tak bertanggungjawab. Apabila anda mengunjungi taman ini, tepat di bagian tengah beralaskan keramik berwarna merah muda terdapat tulisan yang tak pantas.

Tulisan lima huruf EW*AN ini sangat mengganggu kenyamanan masyarakat khususnya kaum hawa. "Risih kalo liatnya. Amit-amit ih yang nulis di situ," ungkap salah satu siswi Kota Cianjur, Nia (16).

Selain untuk menangkal tindak asusila, nampaknya Taman Joglo memang memerlukan pengawasan khusus. Kasi Trantibum Kelurahan Sawahgede, Raden Kusnadi memaparkan, pengawasan rutin dilakukan namun tak maksimal selama 24 jam.

Keterbatasan anggota membuat kelurahan harus aktif melakukan kordinasi dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas serta sejumlah masyarakat. "Kami periksa tapi tak pakai seragam kantor. Kami tegur anak muda yang mojok," tegasnya.

Tak hanya itu, pihaknya pun kerap menegur sejumlah masyarakat yang dinilai melakukan tindakan merusak fasilitas taman. Duduk di tangga, buang sampah sembarangan hingga hendak melakukan aksi corat-coret segera diberi peringatan keras. "Ya begitu, kebanyakan bukan warga Sawahgede bahkan ada yang dari luar Kota Cianjur," ungkapnya kepada Radar Cianjur. (**)  


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top