Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Kampung Raweuy Dikepung Sampah
Kampung Raweuy Dikepung Sampah
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 16 Februari 2017 |
Cianjur Raya
METRO- Kondisi tumpukan sampah yang tercium bau dikeluhkan para pengendara dan warga Kampung Raweuy RT3/RW7, Desa Mekarsari, Kecamatan Cianjur. Pasalnya, lokasi tumpukan sampah di lokasi menjadi sentral dan jalan alternatif ramai setiap harinya dilintasi pengendara dan warga setempat.
Salah satu relawan kebersihan warga setempat, Ade (45) membenarkan, setiap hari membersihkan sampah yang sudah terlanjur berserakan.
Ia membersihkan semuanya tanpa ada imbalan apapun juga. Namun, sayangnya dari pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dan dinas terkait seakan kurang ada kepedulian. Sehingga sampah di lokasi selalu terus menumpuk dan tercium bau menyengat.
"Intinya, bisa setiap hari diambil untuk dibersihkan. Kan, sudah ada yang bertugas sesuai dengan fungsinya membersihkan tumpukan sampah. Bila dibiarkan, khawatir ada penyakit tidak diharapkan datang. Nah, apalagi musim hujan saat ini terus menerus tak hentinya," akunya kepada Radar Cianjur, Rabu (15/2).
Ade menyambungkan, hanya ingin menciptakan dan mewujudkan lingkungan bersih sehat. Sesuai dengan program pemerintah, tapi nyatanya masih belum sadar akan kesana. Padahal, sehat dan bersih itu indah, perlu dijaga dan dibiasakan sejak dini. Seharusnya, jangan sampai ada penumpukan, setelah ada kejadian atau hal lainnya baru bertindak.
"Saya, rela meskipun harus menyewa roda sampah seminggu sekitar Rp100 ribu. Pernah, ada salah satu petugas kebersihan diberi uang sekitar Rp50 ribu tidak mau. Secara otomatis sampah di lokasi ini semakin menumpuk terus setiap harinya," ujarnya.
Hal lain diungkapkan, Ahmad Saripudin (39) warga setempat menyambungkan, setiap hari bila melintas harus selalu tutup hidung.
Sampah yang numpuk itu selalu tercium bau. Apalagi musim hujan saat ini, baunya semakin menyengat. Berharap, dinas terkait cek ke lokasi dan rajin membersihkan tumpukan sampah, jangan dibiarkan terus menumpuk.
"Tidak ada hal atau niatan lain, hanya saja supaya nyaman para pengguna jalan. Ini merupakan hal wajar kritik untuk membangun," imbuhnya.(mat)
Populer
-
Menjadi pimpinan dalam suatu perusahaan merupakan tanggungjawab yang besar. Wendy Hilman Natsir yang merupakan Branch Manager Bank Muama...
-
FOTO: RISMA RUSTIKA SARI/RADAR CIANJUR JASA: Agus Sutriadi Usman menerima penghargaan Bintang Pancawarsa II atas dedikasinya pada Pram...
-
CIANJUR-Suhu politik di Jawa Barat mulai memanas, seiring dengan akan diadakannya pesta demokrasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jaw...
-
MENJELANG bergulirnya babak 8 Besar Piala Presiden 2017, Persib Bandung masih dibuat sibuk dengan pencarian gelandang serang asing. Nama...
-
CILAKU - Perumahan Pondok Indah Cianjur di Jalan Raya Cibeber, Kecamatan Cilaku, merupakan perumahan bersubsidi, yang strategis, dan d...
-
CIANJUR-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur memindahkan lokasi pelaksanaan job fair ke SMK PGRI 3 Cianju...
-
Bantuan UPZ Warungkondang WARUNGKONDANG - Kebahagiaan kini hinggap di keluarga miskin yang baru saja mendapatkan bantuan rehab rumah t...
-
Ukat Sukatma GEKBRONG – Ukat Sukatma, pria kelahiran 31 Desember 1957, sejak tahun 1984 telah mengabdikan dirinya untuk masyarakat, yai...


Tidak ada komentar: