![]() |
| Neng Eem, sosialisasikan Empat Pilar MPR di Kampung Pabuaran, RT 01/05, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur. |
CIANJUR-Anggota MPR/DPR RI Fraksi PKB Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, sosialisasikan Empat Pilar MPR di Kampung Pabuaran, RT 01/05, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa, 06 November 2018.
Kepada para peserta, Neng Eem berpesan, mencintai tanah air bukan hanya tabiat, tetapi juga lahir dari bentuk keimanan. Hal ini tentu berdasarkan pendapat ulama yang mengambil dalil di antaranya dari Anas RA yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari.
"Bahwa Rasulullah SAW apabila kembali dari bepergian, beliau melihat dinding kota Madinah, maka lantas mempercepat ontanya. Jika di atas kendaraan lain, maka beliau menggerak-gerakannya karena kecintaan kepada Madinah,” ujar Neng Eem.
Masih kata anggota DPR dari Fraksi PKB ini, mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), menjadikan Pancasila sebagai ideologi negara, UUD 45 sebagai konstitusi, Bhinneka Tunggal Ika sebagai pijakan atau cara menyikapi keadaan dan pergaulan satu sama lain, harus dilakukan.
"Agar hal ini tidak tergerus oleh berbagai dinamika negatif. Sosialisasi Empat Pilar ini hendaknya terus diperdengarkan, dihayati dan diamalkan agar menjadi jati diri dan karakter kebangsaan warga negara Indonesia,” paparnya.
Selain itu, legislator dari Kabupaten Cianjur ini berharap masyarakat terus istiqomah atas kesepakatan para pendiri bangsa ini. Hal ini bukan tanpa alasan. Bahwa arus wacana keagamaan yang dilibatkan pada kepentingan politik, terkadang berpengaruh terhadap sendi utama negara.
“Faham keagamaan, khususnya akidah agama dan Ideologi politik memiliki konsekuensi pada faham dan pergerakan dalam bernegara,” pungkas Neng Eem.(jun)
Berita Utama
![]() |
| Pengurus PARFI Cianjur saat soft launching di Langan Kreatif Joglo. |
CIANJUR-Pada penghujung tahun 2018, Pengurus DPD Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Kabupaten Cianjur, akan menggelar Road Show (Safari) dengan menampilkan 60 judul Film Humor Sufie berjudul “Rumah Kita”.
Rumah Kita, merupakan sebuah film jenaka namun sarat dengan pesan moral, bernilai filosofis, inspiring, tidak menggurui dan tidak ada benturan psykologis. “Ini sebagai karya besar dari para motivator ternama Indonesia beserta para Kyai dari Dewan Pakar PARFI yang dikemas dan diproduseri oleh DPP – PARFI,” ujar Sekertaris DPD PARFI Kabupaten Cianjur Abdul Malik. A.MI.
Lebih jauh dikatakannya, bahwa film tersebut diharapkan dapat mengedukasi masyarakat Kabupaten Cianjur dengan bentuk kemasan yang menghibur. “Semoga ini dapat menghibur masyarakat Cianjur,” harap Abdul Malik A.MI.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PARFI Kabupaten Cianjur Hendri Ardiansyah mengatakan, misi dari pagelaran film tersebut sesungguhnya sederhana saja. Karena diselenggarakan dengan konsep Layar Film Bioskop Keliling (Tausyiah Visual). Namun melalui pagelaran film tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi dan pembelajaran khususnya kepada masyarakat Cianjur, tentang hidup dan berkehidupan secara Islami yang objektif dan sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.
“Kami DPD PARFI Kabupaten Cianjur ingin mengucapkan terima kasih kepada DPP-PARFI yang juga disponsori oleh DPP-GERAKAN 212 yang telah memberi kepercayaan untuk mengadakan acara pagelaran tersebut di Cianjur,” ujarnya pada acara soft launching di Taman Kreatif Joglo yang juga dihadiri pengurus DPP - PARFI beserta para artis dari Jakarta.
Masih kata Hendri, sebagaimana diketahui, bahwa Cianjur dikenal sebagai Kota Santri yang penuh dengan nuansa Islami. Hal itu karena banyaknya pondok pesantren yang dibina oleh para Kiyai dana para Habaib yang cukup dikenal khususnya di Cianjur, yang tentunya akan menyambut baik dengan kehadiran acara pagelaran film tersebut.
Oleh karena itu diharapkan kepada seluruh masyarakat terutama para remaja santriawan dan santriawati dapat turut serta menyambut kedatangan acara pagelaran film tersebut di desanya masing-masing. “Ini sebagai bentuk penyegaran dan edukasi ditengah nuansa remaja yang sudah pola pikir serba IT dan smart,” ucap Hendri Ardiansyah.
Sekalipun acara soft launching tersebut terkesan sederhana namun nampak dihadiri oleh warga masyarakat yang antusias terhadap rencana pagelaran tersebut dan tidak ketinggalan para anggauta FORSA (Fans Of Rhoma And Soneta) pun turut hadir. Dan ketika para awak media bertanya tentang kenapa pagelaran tersebut diadakan di tengah tahun politik? Abdul Malik selaku sekertaris kembali mengatakan.
“Di tahun politik ini apapun yang akan kita lakukan tentu akan dimaknai sebagai bentuk politik, tetapi sesungguhnya justru pagelaran ini diadakan adalah sebagai penyejuk di tengah panasnya tahun politik, lebih-lebih pada 22 Oktober ini merupakan hari santri nasional, sehingga dapat menjadi tontonan alternatif bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Cianjur.
Dan dari ke 60 judul film tersebut akan digelar sebanyak 5 (lima) judul dalam 1 x pagelaran di tiap desa. Namun begitu film tersebut akan diberikan kepada seluruh penonton hadir secara berkala 1 (satu) judul setiap minggu sebagai bentuk cindera mata yang akan dishare lewat hand phonenya masing-masing secara cuma-cuma,” pungkas Abdul Malik.(jun)
Berita Utama, Nasional
![]() |
| BERAKSI: Atlet berkuda Cianjur Auria Irene Kansha dengan kudanya si Keling, tengah menaklukan rintangan dalam lomba |
BOGOR - Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Cianjur kembali raih satu medali pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat ke XIII tahun 2018.
Setelah sebelumnya berhasil meraih perunggu, kini giliran medali perak yang digondol atas nama Muhammad Akbar Maulana dengan kuda bernama Camelias, Kamis (11/10) di Kabupaten Bogor.
”Alhamdulillah kami berhasil mendapatkan satu medali lagi yakni perak untuk kategori dressage junior perorangan,” ujar Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Cianjur H Joko Purwanto.
Ditambahkan Joko, Pordasi Cianjur hanya melakukan persiapan tiga bulan sebelum berkompetisi di Porda Jabar 2018. Selain itu, tidak adanya sarana latihan, memaksa atlet Cianjur harus berlatih di Jakarta. Meski demikian tidak menyurutkan semangat untuk berprestasi.
”Ini prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Cianjur. Karena meski kepengurusan baru diresmikan bulan April 2018 lalu, tapi Pordasi Cianjur sudah bisa bersaing di tingkat Provinis Jawa Barat. Dan kami berharap masih bisa meraih medali di kategori lainnya,” ungkap pria yang juga anggota DPR RI Komisi VII F-PPP Dapil Jabar III Kabupaten Cianjur dan kota Bogor ini.
Ditambahkanya, dalam pertandingan hari kedua Tim Pordasi Kabupaten Cianjur seharusnya memperoleh medali emas hari. Namun diduga adanya keberpihakan dewan juri Tim Pordasi Cianjur harus merasa puas hanya memperoleh perak.
"Banyak peserta dari Tim kabupaten/kota lainnya sebagai Peserta Porda XIII Jawa Barat, sangat menyesalkan diduga adanya keberpihakan dewan juri dalam memberikan penilainnya, yang dirasakan memberikan perhatian lebih kepada Tim Pordasi Kabupaten Bogor selaku tuan rumah," sesalnya.
Meski demikian Joko optimis, anak asuhnya masih bisa meraih beberapa medali. Lantaran masih ada beberapa kategori yang belum dipertandingkan.
”Pelaksanaan lomba ini sampai tanggal 14 Oktober dan kami targetkan satu medali emas pada kategori jumping,” pungkasnya.(radar cianjur/jun)
Berita Utama, Nasional
![]() |
| Ketua Pordasi Cianjur Joko Purwanto mendapat kehormatan untuk memberikan medali kepada juara berkuda. |
Kali ini Kabupaten Cianjur berhasil raih medali perunggu pada Cabang Olahraga Berkuda Equestrian, Rabu (10/10) di Kabupaten Bogor.
Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Kabupaten Cianjur H Joko Purwanto mengatakan, dalam Porda Jawa Barat 2018 ini, Kabupaten Cianjur mengirimkan perwakilan untuk lomba berkuda equestrian.
"Ada tiga kategori lomba yang diikuti. Yaitu tunggang serasi (dressage) dan lompat rintangan (jumping) dan trilomba (eventing). Dan hari pertama ini Cianjaur meraih medali perunggu kategori Dressage Junior," ujarnya.
Raihan itu atas nama Auria Irene Kansha dengan kuda bernama keling, Mia Andika dengan kuda bernama Achiless, Muhammad Akbar Maulana dengan kuda bernama Camelias dan Muhammad Akbar Kurniawan dengan kuda bernama Malika.
"Alhamdulillah kami berhasil prestasi ini, meski pun ini yang pertama kalinya Cianjur mengirimkan perwakilan," ujar pria yang juga anggota DPR RI Komisi VII F-PPP Dapil Jabar III Kabupaten Cianjur dan kota Bogor ini.
Dijelaskannya, meskipun Kepengurusan Pengcab Pordasi Kabupaten Cianjur terbilang masih muda, yakni dilantik pada bulan April 2018, namun sudah mampu berprestasi. Pihaknya optimis kedepan para atlet bisa terus berprestasi, tentunya ini tak lepas dari berbagai latihan yang rajin dilakukan para atlet.
"Pelaksanaan lomba sendiri sampai tanggal 14 Oktober, dan Alhamdulillah baru hari pertama kami sudah mendapatkan satu perunggu. Kami optimis masih bisa mendapatkan beberapa medali. Tagetnya satu emas," tuturnya.
Joko Purwanto menambahkan, untuk seluruh kebutuhan loma, dirinya berusaha mandiri agar tidak membebani pemerintah Kabupaten Cianjur. Namun selama ini pihaknya terus bersemangat untuk memajukan dan mengharumkan nama Kabupaten Cianjur.
"Saat ini ada 12 atlet Cianjur untuk cabor Berkuda Equestrian. Kami harapkan kedepan adanya perhatian khusus Pemkab Cianjur dalam melakukan pembinaan atlet berpotensi dan atlet yang sudah berprestasi dalam kejuaraan," tuturnya.(jun)
Nasional, POLITIK
![]() |
Anggota MPR dari Partai Hanura, Dr. H. Djoni Rolindrawan sosialisasi Empat Pilar MPR di Desa Gunung Sari, Kecamatan Sukanagara, 07 Oktober 2018.
|
CIANJUR-Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari Partai Hanura, Dr. H. Djoni Rolindrawan mengajak masyarakat umat menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.
Hal itu diungkapkannya saat menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR di Desa Gunung Sari, Kecamatan Sukanagara, 07 Oktober 2018.
Di hadapan para peserta yang terdiri dari orang tua, tokoh masyarakat itu, Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, bahwa para pahlawan saat masa perjuangan kemerdekaan, sangat menjunjung tinggi persatuan, sehingga terwujudnya kemerdekaan.
"Sebagai umat Islam, kita jangan menjadi anti negara sendiri. Karena NKRI ini warisan dari para pahlawan dan ulama jaman dulu," katanya.
Menurut legislator dari Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini, bahwa perjuangan anak cucu dan bangsa saat ini hampir dikoyak-koyak oleh asing. Menurutnya, intervensi asing begitu kuat. Namun, karena ada 4 Pilar itu bangsa Indonesia kukuh.
"Di mana pun kita berada, harus ingat dengan budaya Indonesia, jadi kita jangan melupakan jati diri bangsa Indonesia," ujar mantan nahkoda yang akrab disapa Capt Djoni itu.(jun)
Nasional, POLITIK
![]() |
| Anggota Komisi VI DPR RI Dr. H. Djoni Rolindrawan sosialisasikan empat pilar MPR di Kecamatan Cijati. |
CIANJUR-Mulai pudarnya nilai-nilai budaya bangsa Indonesia yang terkandung dalam Pancasila, menjadi perhatian mantan nahkoda yang kini menjabat sebagai anggota MPR RI,
Dr. H. Djoni Rolindrawan.
Hal itu tidak disia-siakannya saat melakukan sosialisasi empat pilar MPR RI, di wilayah Kabupaten Cianjur bagian selatan, yakni Kecamatan Cijati, pada tanggal 06 Oktober 2018.
Pria yang juga anggota Komisi VI DPR RI ini mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah dipecah belah, pihak yang tidak bertanggung jawab, dengan menyebar isu-isu Suku, Agama, Ras dan Antar golongan (SARA).
![]() |
| Capt Djoni bersama para peserta sosialisasi 4 pilar MPR |
Adapun dalam arahannya kepada warga dan konstituennya, wakil rakyat yang akrab disapa Capt Djoni ini mengajak agar masyarakat tak sekadar memahami Pancasila semata, namun lebih dari itu, masyarakat diminta untuk mengimplementasikannya dalam berinteraksi di lingkungan tempat tinggal serta masyarakat luas.
“Insya Allah bila dilakukan konsisten, kita semua bisa berguna untuk bangsa. Karena karakter yang teguh, adalah modal dasar dari semua hal,” imbuh anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat III yakni Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini.(jun)
Nasional, POLITIK
![]() |
| Anggota Komisi VI DPR RI Dr H. Djoni Rolindrawan, bersama para peserta sosialisasi empat pilar MPR RI, 4 Oktober 2018. |
Berangkat dari hal itulah, Anggota Komisi VI DPR RI, Dr H. Djoni Rolindrawan, menggelar Sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika), di hotel Charaka Gekbrong-Cianjur, 4 Oktober 2018.
Anggota MPR dari Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini menjelaskan, implementasi empat pilar harus terus digelorakan terhadap semua kalangan. Mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda.
“Empat pilar menjadi cara strategis dalam character building. Ketika nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin efeknya akan luar biasa,” ungkap dia didampingi para tenaga ahlinya.
Dalam kegiatan itu, hadir ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari para pemuda, tokoh masyarakat, dan juga sejumlah tamu undangan serta para calon anggota legislatif dari Partai Hanura. Pada kesempatan itu pula pria yang akrab disapa Capt Djoni ini, mengajak warga untuk jaga kebhinekaan.
Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan. Terlebih seperti biasanya, legislator dari Fraksi Partai Hanura ini mengajak para peserta untuk aktif selama mengikuti kegiatan, ditambah lagi adanya penghargaan kepada peserta yang berhasil menjawab atau menjelaskan tentang 4 pilar MPR RI.(jun)
Nasional, POLITIK
![]() |
| Para generasi muda antusias kuti sosialisasi empat pilar MPR RI, yang dilakukan Anggota MPR Dr. H. Djoni Rolindrawan |
CIANJUR-Anggota Komisi VI DPR RI dari fraksi Partai Hanura Dr. H. Djoni Rolindrawan berharap banyak soal kemajuan bangsa kepada generasi muda. Sebab, generasi muda saat ini akan menjadi penerus bangsa yang lebih baik.
Itu pula yang ditekankan wakil rakyat yang akrab disapa Capt Djoni ini saat melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada para murid Perguruan Pencak Silat Tapak Suci, di Gor Brimob Cipanas, pada tanggal 03 Oktober 2018.
Menurut mantan nahkoda ini, memberikan pemahaman Empat Pilar MPR kepada para generasi muda sangat efektif, sebab jika memahami betul nilai-nilai luhur bangsa maka mereka akan bijak apabila kelak mereka menjadi pejabat publik.
"Hingga saat ini Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada para generasi muda sangat disambut baik. Generasi muda yang antusias dan memahami betul Pancasila, saya yakin dan optimis soal kemajuan bangsa," ujar Capt Djoni didampingi para tenaga ahlinya.
Masih kata Capt Djoni, perhatian generasi muda pada nilai-nilai luhur bangsa itu adalah modal dasar munculnya generasi muda yang berkualitas, berkarakter dengan rasa nasionalisme tinggi dan pekerja keras.
"Generasi muda yang berkarakter kebangsaan yang kuat dan pekerja keras akan mampu menjadi penyelamat negara ini termasuk menjadi pimpinan nasional. Generasi muda jangan takut untuk menggapai itu semua, asal bekerja keras maka Insya Allah akan tercapai," katanya.
Dalam kesempatan itu legislator dari Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor ini pula menegaskan, sebagai generasi muda harus bangga dengan kemampuan sebagai anak bangsa Indonesia. Kebanggaan sebagai bangsa yang berpancasila.
"Generasi muda janganlah silau dengan apapun yang dari luar. Kualitas dan kemampuan bangsa kita tidak kalah dengan bangsa lain," tandasnya.(jun)
Nasional, POLITIK
![]() |
| Capt Djoni Rolindrawan beserta ratusan peserta. |
CIANJUR-Anggota MPR/DPR RI dari Fraksi Partai Hanura dapil Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur Capt H Djoni Rolindrawan melakukan sosialisasi empat pilar MPR, Minggu (30/9/2018).
Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 08.30 - selesai di Gedung Desa Cinangsi, Jalan Arwida RT 04/01, Kecamatam Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur.
Ratusan warga dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut. Acara itu juga dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, dan Muspika kecamatan.
Djoni mengungkapkan, ini sebetulnya mengenai sosialisasi empat pilar MPR. Namun, ini juga terbuka untuk hal lain yang disampaikan masyarakat.
"Jadi warga bisa menyampaikan permasalahan yang dialami sehari-hari," ujarnya.
Untuk sosialisasi ini, lanjut dia, target sasaran yang ingin dicapai, yakni seluruh masyarakat agar mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
"Sosialisasi ini terus dilakukan supaya masyarakat benar-benar faham dan mengamalkan Pancasila," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Capt Djoni menghimbau, agar masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan, terlebih dalam menghadapi tahun politik.
"Sekarang itu kita akan memasuki tahun politik yaitu pemilihan Presiden dan DPR. Jangan sampai gara-gara beda pilihan, masyarakat jadi terpecah," ungkapnya.(jun)
Populer
-
CIPANAS - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur kini terus gencar untuk menumpas peredaran narkoba. Upaya yang dilakukan dengan bek...










