Radar Cianjur »
Pendidikan
»
Guru SLB Dituntut Kreatif
Guru SLB Dituntut Kreatif
Posted by Radar Cianjur on Sabtu, 22 Agustus 2015 |
Pendidikan
CIANJUR- Puluhan guru dan kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) ikuti pelatihan
tentang implementasi kurikulum 2013, sebagai instrumen untuk mengarahkan
peserta didik menjadi manusia yang berkualitas serta mampu pro aktif, cakap,
kreatif, dan mandiri.
Ketua Panitia Penyelenggara Pelatihan Guru, Agus mengatakan, setiap
kepala sekolah maupun guru harus mengikuti latihan khusus agar mereka dapat
memahami tentang implementasi kurikulum 2013.
Dalam pelatihan mereka akan dibekali materi pelatihan dengan
mempelajari konsep kurikulum 2013, seperti masalah rasional dan elemen
perubahan kurikulum, permendikbud perangkat kurikulum 2013, konsep pendekatan
saintifik dan penilaian autentik, standar kompetensi lulusan, kompetensi inti,
kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi dalam perancangan
pembelajaran.
“Dalam rasional pengembangan kurikulum 2013 ini dikembangkan berdasarkan
faktor-faktor diantaranya adalah tantangan internal, tantangan eksternal,
penyempurnaan pola pikir, penguatan tata kelola kurikulum, penguatan materi
hingga karakteristik kurikulum,” papar Agus.
Ditambahkannya, berdasarkan aturan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kurikulum 2013 memiliki dua dimensi yakni
rencana dan pengaturan mengenai isi, tujuan, serta bahan pelajaran.
Sementara itu, dalam elemen perubahan kurikulum 2013, standar nasional
pendidikan meliputi standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses,
standar kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pembiayaan, dan
standar pengelolaan.
"Dalam elemen perubahan hanya empat elemen yang mengalami
perubahan yakni standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, dan
standar penilaian," terangnya.
Dijelaskan Agus, untuk standar lulusan meliputi sikap siswa,
pengetahuan, dan keterampilan, standar isi meliputi materi maupun tingkat
kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan
tertentu, standar proses yakni proses pembelajaran pada satuan pendidikan
secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta
didik agar aktif .
“Untuk standar penilaian meliputi hasil belajar peserta didik,”
jelasnya.(riz)
Populer
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
GRESIK-Ada fakta menarik yang baru saja terungkap di balik kericuhan suporter yang terjadi pada laga TSC A antara Persegres dan ...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
Mereka yang sering mengenakan pakaian bergaya maskulin namun tidak mau terkesan liar dan tetap berusaha mengenakan hijab, banyak yang mem...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
BANDUNG-Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, mempersilakan Persib Bandung untuk menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)...


Tidak ada komentar: