Radar Cianjur »
Woww
»
Ibu Ini Sekali Dipenjara, Menikah Tiga Kali, Tiga Suaminya Dianiaya dan Seorang Dibacok
Ibu Ini Sekali Dipenjara, Menikah Tiga Kali, Tiga Suaminya Dianiaya dan Seorang Dibacok
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 20 Agustus 2015 |
Woww
BANJARBARU – Indah alias Iin (45) tergolong perempuan sadis. Tiga kali kawin, semua suaminya menjadi korban aksi brutalnya. Terakhir, ia membacok suami ketiganya Yanto (49), warga Gang Kuranji, Landasan Ulin, Banjarbaru.
Usai menjalankan aksinya, Indah alas Iin (45), sempat kabur. Namun, polisi berhasil meringkusnya di tempat pelariannya, di rumah kontrakan Jalan Kasturi, Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru.
“Pelaku ini memiliki catatan kriminal, tiga kali bersuami, tiga kali melakukan kekerasan terhadap suaminya,” ujar Kapolsek Banjarbaru Barat AKP Abdul Fatah.
Dengan suami pertama, tahun 1988 di Banjarmasin, Iin menebas pipi suaminya, dan divonis 7 bulan penjara. Lalu di tahun 2005, ia menyiram muka suami keduanya di Asam-Asam dengar air cuka. Ia pun divonis 2,5 tahun penjara. Tidak kapok dipenjara, ia kembali melakukan penganiayaan terhadap suami ketiganya, Yanto.
Yanto mengalami luka bacokan di leher, kepala, serta bahu kanan dan kiri. Korban tidak bisa melakukan perlawanan, karena ia dibacok saat sedang tidur. Beruntung, nyawanya tertolong. Ia berhasil keluar dari rumah melewati pintu belakang dan tergeletak di pinggir jalan, hingga ditolong warga. Pelaku sendiri sudah lebih dulu kabur dan mengunci pintu depan dari luar.
Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka, Iin mengaku cemburu dengan sang suami yang mengaku memiliki wanita idaman lain. Hal ini dibenarkan Iin saat berbincang dengan wartawan. “Kami ini dahulu sempat pisah 7 bulan, lalu balikan lagi belum lama ini,” ujarnya.
Siang sebelum kejadian itu suaminya membuat pengakuan, pernah tidur dengan perempuan lain. “Mah kamu jangan marah ya! Aku pernah meniduri si anu sekali,” ujar Iin mengutip pernyataan suaminya.
Hati perempuan mana yang tidak panas mendengar pengakuan seperti itu. Namun siang itu Indah mengaku tidak ada niatan untuk menyakiti sang suami.
Namun rupanya kata-kata itu terus terngiang. Iin tak habis pikir dengan perkataan suaminya. “Seharusnya dalam rumah tangga itu masalah perselingkuhan tidak usah diceritakan, cukup dia saja dan Tuhan yang tahu,” sindirnya.
Baru setelah menjelang subuh keesokan harinya, pelaku terbangun, sementara suaminya masih tertidur lelap, muncul niat jahatnya. “Saya ambil parang yang biasa untuk menebang pohon pisang,” ujarnya.
Setelah kejadian, Iin pun langsung kabur, dengan berjalan kaki ke rumah kawannya di Pal 21, sekitar 7 kilometer. “Kawanku itu tidak tahu masalah ini, setelah itu bersembunyi berpindah-pindah, sampai ke rumah sewaan di Jalan Kasturi itu,” ungkapnya tanpa ada penyesalan.
(zay/al/bin/jpg)
Populer
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...


Tidak ada komentar: