Radar Cianjur »
Pendidikan
»
MIN Karantengah Hapus Sistem Seleksi
MIN Karantengah Hapus Sistem Seleksi
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 21 Agustus 2015 |
Pendidikan
Optimalkan Latihan Lomba Dokcil
KARANGTENGAH- Madrasah Ibtidaiyyah Negeri (MIN) Karangtengah hapus sistem seleksi dalam penerimaan calon siswa baru. Seiring penolakan para orang tua calon siswa baru.
Kepala Madrasah Ibtidaiyyah Negeri (MIN) Karangtengah Dini Nurdiani
mengatakan, akibat diprotes para orang tua calon siswa baru, sistem seleksi
berupa baca tulis dihapus. Kondisi ini memang membuat kami jadi dilematis.
"Mereka (Orang tua siswa) berpendapat bahwa sekolah adalah tempat
untuk belajar membaca dan menulis," katanya.
Menurutnya, seleksi sebenarnya merupakan sebuah kompetisi yang sangat
baik bagi orang tua maupun siswa, karena jadi ajang persaingan yang sehat dalam
prestasi. Walaupun memang hal itu bersifat stimulan bagi para orang tua.
"Intinya supaya mereka semangat untuk mendidik anak-anaknya," ujarnya.
Dikatakannya, penghapusan sistem seleksi yang dilakukan MIN
Karangtengah memang sangat berbeda dengan sekolah-sekolah yang ada di wilayah
lain, karena tidak ada satu pun orang tua yang memprotes penerapan sistem
seleksi, karena mereka sadar seleksi merupakan bentuk stimulan.
“Berdasarkan berbagai pertimbangan, akhirnya kami putuskan penerimaan
siswa baru tanpa melalui seleksi, karena dikhawatirkan terjadi kesalahpahaman,”
katanya.
Sementara itu, jelang menghadapi perlombaan Dokter Cilik (Dokcil) tingkat
Provinsi Jawa Barat. MIN Karangtengah yang mewakili Kabupaten Cianjur, gencar
melakukan rangkaian latihan dan pembinaan yang dilakukan oleh petugas
kesehatan.
"Pembinaannya mengenai ilmu kesehatan seperti menjaga kebersihan diri, mengenai kesehatan mata dan lainnya," terang Dini.
"Pembinaannya mengenai ilmu kesehatan seperti menjaga kebersihan diri, mengenai kesehatan mata dan lainnya," terang Dini.
Dijelaskannya, dipilihnya MIN Karangtengah mewakili Kabupaten Cianjur,
berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur
beberapa waktu yang lalu.
“Syarat peserta yang mengikuti perlombaan adalah siswa IV, V dan VI, dilihat dari kesehatan
badan, dilihat dari segi kebersihan siswa dengan menunjukan kartu menuju sehat,”
jelasnya.
Panitia Seleksi Lomba Dokter Cilik dr. Fitri menambahkan, memang banyak
sekali Madrasah Ibtidaiyyah (MI) yang ada di Kabupaten Cianjur. Namun yang
terpilih hanyalah MIN Karangtengah. Alasannya dilihat dari kebersihan
lingkungan sekolah maupun kebersihan siswa, penerapan sistem pembelajaran
kesehatan di sekolah, jumlah siswa dan kerjasama yang sudah terjalin dengan
pihak sekolah.
"Penilaian-penilaian tersebutlah yang menjadi bahan pertimbangan
kami," ungkapnya.(mat/riz)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...

Tidak ada komentar: