Radar Cianjur »
PILKADA
»
Penebar Isu SARA bisa Dipenjara
Penebar Isu SARA bisa Dipenjara
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 20 Agustus 2015 |
PILKADA
![]() |
| Ridwan Marcel |
CIANJUR-Penetapan pasangan calon (paslon) pada Pilkada Cianjur 2016-2021 kurang
dari sepekan lagi, namun praktek kotor disinyalir berupa kampanye atau
sosialisasi berbau SARA (suku, ras dan agama) mulai merebak. Padahal kampanye
atau sosialisasi yang menebarkan sentimen SARA merupakan tindak pidana ancaman
penjara sebagaimana Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan
daerah, dan PKPU Nomor 7 tahun 2015.
"Para tim sukses pasangan calon jangan sekali-kali memanfaatkan isu SARA dalam pilkada. Kami pun meminta agar Panwas mengawasi pelaksanaan kampanye nanti dengan ketat, agar praktek kotor berupa kampanye berbau SARA tidak terjadi," kata Ketua Konsorsium Pemilu Jurdil (KPJ) Cianjur, Ridwan Marcel, kemarin.
Diakui pihaknya, meski KPU Cianjur belum menetapkan paslon pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang, disinyalir ada pihak yang menebarkan isu berbau SARA guna menarik simpati publik. Sinyalemen ini diketahuinya setelah mendapatkan laporan dari relawan KPJ di pelosok Cianjur.
Tentu saja pihaknya tidak apriori atau percaya begitu saja atas laporan tersebut, sebab sejauhmana kebenarannya harus diklarifikasi lebih lanjut. Namun kalau saja sinyalemen itu benar, pihaknya sangat memprihatinkannya, dan meminta agar Panwas mewaspadai praktek politik busuk seperti itu. "Panwas dari kabupaten hingga desa harus menindak tegas jika didapati tim sukses dari paslon manapun yang menebarkan isu SARA. Jangan takut menegakan semua aturan pilkada," ujarnya.
Menurutnya, isu SARA jika dibawa-bawa dalam kampanye sangat berbahaya. Akan menebarkan kebencian antar suku atau penganut agama, yang ujung-ujungnya mengancam integritas sosial. Meski begitu nantipun, lanjutnya, bakal ada kesepakatan kampanye damai yang diantaranya komitmen kampanye anti SARA.
"Namun kesepakatan tersebut hendaknya diindahkan para pihak dalam praktek kampanye. Kampanyelah dengan cara-cara jujur, fair. Adu visi, misi atau program bisa memberikan dampak positip kepada masyarakat," pungkasnya.(*/jun)
--------------
"Para tim sukses pasangan calon jangan sekali-kali memanfaatkan isu SARA dalam pilkada. Kami pun meminta agar Panwas mengawasi pelaksanaan kampanye nanti dengan ketat, agar praktek kotor berupa kampanye berbau SARA tidak terjadi," kata Ketua Konsorsium Pemilu Jurdil (KPJ) Cianjur, Ridwan Marcel, kemarin.
Diakui pihaknya, meski KPU Cianjur belum menetapkan paslon pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang, disinyalir ada pihak yang menebarkan isu berbau SARA guna menarik simpati publik. Sinyalemen ini diketahuinya setelah mendapatkan laporan dari relawan KPJ di pelosok Cianjur.
Tentu saja pihaknya tidak apriori atau percaya begitu saja atas laporan tersebut, sebab sejauhmana kebenarannya harus diklarifikasi lebih lanjut. Namun kalau saja sinyalemen itu benar, pihaknya sangat memprihatinkannya, dan meminta agar Panwas mewaspadai praktek politik busuk seperti itu. "Panwas dari kabupaten hingga desa harus menindak tegas jika didapati tim sukses dari paslon manapun yang menebarkan isu SARA. Jangan takut menegakan semua aturan pilkada," ujarnya.
Menurutnya, isu SARA jika dibawa-bawa dalam kampanye sangat berbahaya. Akan menebarkan kebencian antar suku atau penganut agama, yang ujung-ujungnya mengancam integritas sosial. Meski begitu nantipun, lanjutnya, bakal ada kesepakatan kampanye damai yang diantaranya komitmen kampanye anti SARA.
"Namun kesepakatan tersebut hendaknya diindahkan para pihak dalam praktek kampanye. Kampanyelah dengan cara-cara jujur, fair. Adu visi, misi atau program bisa memberikan dampak positip kepada masyarakat," pungkasnya.(*/jun)
--------------
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...


Tidak ada komentar: