Pengawasan Gedung Kemenag Diperketat

CIANJUR–Memasuki detik-detik keberangkatan Calon Jemaah Haji (Calhaj) kemarin, pengawasan sekitar gedung asrama Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur diperketat. Hal itu dilakukan guna antisipasi adanya kericuhan rombongan pengantar jemaah haji. Sebab, semua rombongan yang ikut mengantarkan mencapai sepuluh mobil per Calhaj.
KBO Lantas Polres Cianjur, Wahyudin menyatakan, hari terakhir kemarin untuk kloter pertama Calon jemaah haji akan diberangkatkan ke Bekasi. Untuk itu, pihaknya menerjunkan langsung anggota ke lapangan untuk mengawasi penjagaan sekitar gedung asrama.
“Tujuannya untuk mengantisifasi adanya kericuhan rombongan, kemacetan lalu lintas, dan hal-hal yang tidak diinginkan lainnya,” ujarnya.
Rencananya semua Calhaj akan diberangkatkan sekitar pukul 17.00 WIB, melalui beberapa sesi acara terlebih dahulu setelah semuanya terkumpul. Lalu pengurus serta panitia akan menyelenggarakan acara pelepasan secara resmi yang dipimpin oleh Muspida.
“Setelah acara pelepasan Calhaj, selanjutnya akan diberangkatkan menggunakan bus yang sudah disediakan sekitar sepuluh bus dan satu bus untuk cadangan. Dan sepanjang perjalanan nantinya akan dikawal oleh Satlantas, Satpol PP, Polres, PM,” paparnya kepada Radar Cianjur.           
Selain acara pelepasan yang kelola oleh Muspida, semua organisasi termasuk Ikatan Persaudaraan Haji (PTHI) diundang dalam acara tersebut. Salah satu anggota PTHI, Takyudin asli warga Cugenang memaparkan, semua organisasi yang berkaitan dengan pemberangkatan calhaj saat ini diundang untuk menghadiri acara pelepasan.
Untuk itu semua kendaraan dari rombongan pengantar Calhaj direlokasikan ke lapangan Reader agar tidak menjadi dampak dari kemacetan karena jumlah yang ada saat ini melebihi dari jumlah 800 kendaraan yang masuk.
Pintu masuk depan sama sekali tidak dibuka dan hanya boleh bus yang akan mengangkut semua Calon Jemaah Haji nantinya. Semua dialihkan ke pintu masuk utara yaitu jalur belakang asrama.
Hal ini dibenarkan Kasi Urusan Haji Kemenag Cianjur, Aang Abdul Rauf. Semua dilakukan karena untuk mencegah tindak kriminal atau kericuhan yang mengganggu kenyamanan Calhaj yang ada. “Jadi dari pagi sudah diperketat penjagaan sekitar gedung asrama Kemenag melihat kondisi rombongan pengantar yang banyak,” paparnya. (yaz/mg2)






Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top