Deklarasi Cisel, Politikah?


CIANJUR-Setiap jelang perhelatan pesta demokrasi pemilu, kemiskinan dan pemekaran Cianjur Selatan (Cisel) selalu jadi isu modis. Meski secara fakta wilayah ini sudah layak dimekarkan dari Kabupaten Cianjur.
Optimisme siap pisah dari Cianjur, seperti terlihat dari hadirnya ratusan warga Cisel dengan mendeklrasi Kabupaten Cianjur Selatan, di Aula PGRI Sukanagara, Rabu (2/12). Deklarasi pemekaran merujuk pada Undang Undang Nomor 23 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah.
Deklarasi dihadiri perwakilan seluruh masyarakat Cianjur Selatan, Ketua DPC Demokrat Cianjur Hedi Boy, dua anggota DPRD Cianjur, dari Fraksi Demokrat daerah pemilihan IV Heri Setiawan dan Ita Permatasari, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan mahasiswa sebagai putra daerah. Hadir pula Wakil Bupati Cianjur yang juga calon bupati, dr H Suranto.
Pada acara ini juga dibahas kondisi pembangunan di segala bidang, diantaranya kondisi infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan, masalah keberadaan pasir besi dan lainnya.
Ketua Deklarasi Pemekaran Cianjur Selatan, Mardiano mengatakan, pemekaran kembali didengungkan, karena wilayah Cianjur Selatan merupakan bagian dari Cianjur yang tertinggal dan kurang diperhatikan oleh pemangku kebijakan. Maka butuh perubahan dan pemekaran menjadi Kabupaten Cianjur Selatan.
"Kita sudah sepakat dan komitmen atas nama masyarakat Cianjur Selatan, harus siap pisah, mandiri, dan berkembang. Jangan ketergantungan, jangan jadi penonton harus jadi pemain. Secara ekonomi, sumber daya alam dan kekayaan alam lainnya sudah memadai untuk pemekaran. Nah itu tinggal bagaimana secara ekonomi kembali lagi pada masyarakat Cianjur Selatan," kata Mardiano saat acara penandatanganan Deklrasi Pemekaran Cianjur Selatan.
Pada deklarasi tersebut hadir dan menyatakan setuju pisah dari para politisi dan simpatisan partai diantaranya, Partai Demokrat, PAN, Gerindra, PDI Perjuangan, Hanura, Nasdem, PPP dan PKS. "Alasan ingin pisah dari Kabupaten Cianjur jadi kabupaten mandiri karena selama ini merasa kurang perhatian dan dianaktirikan. Maka kami membuat kesepakatan secara tertulis dan ingin ada pemekaran," ujar Panitia Deklarasi Pemekaran Cianjur Selatan, Apay.
Terpisah, Wakil Bupati Cianjur, dr H Suranto memaparkan, jika semua masyarakat Cisel sudah mendukung pemekaran maka kenapa harus ditolak. Semua itu bisa saja terjadi dan harus optimis, tapi jangan pesimis. Memang untuk pemekaran jadi kabupaten syaratnya tidak mudah. Meski pembangunan di segala bidang itu perlu pelayanan kepada masyarakat dengan baik dan harus niatan ibadah, dan bukan untuk mensejahterakan seseorang atau sekelompok kepentingan semata.
"Namun bila kita selalu berupaya, berusaha, berdoa, dan optimis bisa didukung semua pihak mari kita sama-sama benahi wilayah Cianjur Selatan menuju perubahan lebih baik. Asalkan persyaratannya dilengkapi dengan baik, baik itu SDM, sumber alam, dan lainnya. Sehingga bisa layak untuk dimekarkan dan didukung oleh pemerintah," ungkapnya.(mat)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top