Radar Cianjur »
Ekonomi Bisnis
»
Mie Hotplate WHO Pedaskan Cianjur
Mie Hotplate WHO Pedaskan Cianjur
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 06 Januari 2016 |
Ekonomi Bisnis
PEDAS : Makanan mie hotplate khas waroeng hotplate odon.
Begitu banyak resto dan cafe di Cianjur yang hadir sekarang ini, salahsatunya Waroeng Hotplate Odon (WHO) cabang dari Kota Bogor yang hadir untuk menyajikan makanan lezat dan mantap pedasnya. WHO ini muncul di Cianjur pada dua minggu lalu yang bertempat di Jalan KH Abdulah Bin Nuh.
Selain makanan yang lezat dan mantap rasanya, dalam segi tempatnya WHO menyajikan untuk kaum muda dengan pasangannya atau kerabatnya yang ingin berkumpul dan para keluarga di Cianjur. Menu inti WHO adalah makanan mie hotplate, mie yang memakai rempah-rempah rahasia keluarga serta yang penyajiannya di hotplate.
Nining Wahyu Ningsih, Management Waroeng Hotplate Odon, menyampaikan, WHO ini merupakan makanan yang mempunyai ciri tersendiri dalam penyajian makanan dan bumbunya. Penyajian dengan cara hotplate membuat perbedaan dengan cafe ataupun resto lainnya.
"Mie hotplate ialah menu utama dari WHO ini, yang dimana memakai resep khusus dengan bumbu spesial kita punya juga rempah yang rahasia. Penyajian dalam mie hotplate kita dengan cara disiram bumbu spesialnya, lalu dicampuri teman makannya seperti pangsit, ayam dan sayur sawi," kata Nining kepada Radar Cianjur.
Guna meramaikan suasana macam model mie dan keinginan masyarakat terhadap pecinta pedas, maka WHO mempunyai berbagai macam mie hotplate, diantaranya mie hotplate original, ceker, keju, sosis dan gludug rolling thunder. Kepedasan yang diberikan WHO membuat para penyantap mie hotplate ketagihan dan tak ingin berhenti dalam makannya, disebabkannya rasa yang begitu gurih dan pedasnya yang buat menyantap terus.
"Tingkat pedas dari mie hotplate berbagai macam mulai dari non level hingga level lima pedasnya. Bagi orang tak menyukai pedas pun bisa menyantap mie hotplate, apalagi untuk pencinta pedas terbuka level-levelnya," ujarnya.
Nining menambahkan, bukan cuma di Cianjur doang cabang dari WHO Bogor tapi terdapat juga di beberapa wilayah seperti Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi dan daerah lainnya di Jawa Barat.
Harga mie hotplate terbilang begitu relatif murah dengan harga Rp 15.500, para pencinta mie sudah bisa melahap makanan kesukaannya serta ditambah dengan level pedasnya. WHO yang buka setiap harinya mulai pukul 09.00 WIB sampai 21.00 WIB, bukan hanya menyajikan menu mie hotplate saja tapi ada berbagai jenis makanan dan minuman lainnya.
"Makanan lain yang kita tawarkan ada kwetiau, pisang bakar, roti bakar dan nasgor kebuli, serta minuman juice yamg bervarian. Ditambah harga yang terjangkau dari harga Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu untuk makanannya dan untuk minumannya dari harga lima ribu rupiah sampai Rp 16 ribu," pungkasnya. (mg2)
Populer
-
SURABAYA-Sebanyak 15 unsur Kapal Perang Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) bersiap diri bergabung dengan Gugus Keamanan La...
-
ORMAS perempuan muda Nahdlatul Ulama Cianjur atau Fatayat NU, mensosialisasikan Kesehatan Reproduksi (Kespro) pada remaja di Yayasan A...
-
Curug Sawer merupakan salah satu tempat wisata air terjun yang belum di ketahui banyak orang, yang terletak di Desa Cintaasih, Kecamatan...
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
Ilustrasi KENADRI – Selama Ramadan, pemerintah melarang Tempat Hiburan Malam (THM) beroperasi. Namun, ada saja cara yang dilakukan...
-
PERSIB diprediksi dalam keadaan sulit di awal kompetisi liga 1, andai draft jadwal semusim yang keluar dan menyebar dikalangan penikmat se...
-
KECINTAAN Risma Syahrozad kepada Pusamania Borneo Football Club (PBFC) sudah tidak bisa diragukan. Hal itu terlihat dari ekspresi yang dit...
-
BERMANFAAT: Daun kemangi bisa mengobati diabetes Proses pencegahan ataupun penanganan terhadap kondisi sakit diabetes atau kencing man...


Tidak ada komentar: