Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Senyum Bahagia Penghuni Rutilahu
Senyum Bahagia Penghuni Rutilahu
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 28 Januari 2016 |
Cianjur Raya
![]() |
Bantuan Berdatangan untuk Mak Ii
|
CIANJUR – Kondisi kehidupan Mak II Sariya (70), warga
Kampung Cageundang RT04/04, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, kini mulai
menemukan setetes kebahagiaan. Kedatangan beberapa orang dermawan yang
berkunjung ke rumah panggung reyot ukuran 3 kali 6 meter miliknya, meski
tak menuntaskan semua masalah hidupnya, telah cukup memberikan rasa senang di
hatinya.
Pemberitaan mengenai kehidupan Mak Ii yang tinggal di sebuah
rumah tidak layak huni (rutilahu) di tengah Kota Cianjur, dengan segala
kekurangannya, bahkan untuk makan pun hanya bisa menyediakan ubi rebus,
ternyata telah menyentuh hati beberapa orang yang kemudian mendatangi kediaman
Mak Ii dan memberikan bantuan kepada nenek tersebut.
Sebelumnya, tak jarang tetangga dekat datang memberikan
bantuan berupa makanan atau uang dan sembilan bahan pokok (sembako). Kini,
lebih banyak lagi yang datang, dan ada yang berniat memberikan bantuan untuk
memperbaiki rumah yang ditinggali oleh Mak Ii.
Tetangga-tetangga Mak Ii juga berharap agar segera ada yang
membantu untuk memperbaiki rumah Mak Ii, minimal bisa memperbaiki rumah
panggungnya yang nyaris ambruk. Kondisi musim hujan yang seringkali ditambah
dengan angin kencang dan banjir, dan lokasi rumah yang berada di bantaran
Sungai Cisarua, membuat para tetangga khawatir.
"Sekarang sudah terlihat ada harapan. Sebelumnya,
makanan pokok setiap hari cuma ubi rebus, itu pun pemberian saudara atau
tetangga,” kata Ketua RT 04, Ade Suparman.
Ade menyampaikan bahwa sejak ada pemberitaan tentang nasib Mak Ii, kini sering terlihat ada yang berkunjung untuk melihatdan menanyakan kondisi Mak Ii sekeluarga. Menurut Ade, sedikitnya ada 3 sampai 4 orang yang datang membawa kendaraan dan terparkir di depan rumahnya untuk mengunjungi Mak Ii.
"Alhamdulillah kalau ada yang mau membantudan peduli terhadap hidup Mak Ii sekeluarga. Memang itu yang diharapkan warga disini, kasihan," sambung Ade.
Ade menyampaikan bahwa sejak ada pemberitaan tentang nasib Mak Ii, kini sering terlihat ada yang berkunjung untuk melihatdan menanyakan kondisi Mak Ii sekeluarga. Menurut Ade, sedikitnya ada 3 sampai 4 orang yang datang membawa kendaraan dan terparkir di depan rumahnya untuk mengunjungi Mak Ii.
"Alhamdulillah kalau ada yang mau membantudan peduli terhadap hidup Mak Ii sekeluarga. Memang itu yang diharapkan warga disini, kasihan," sambung Ade.
Menurut penelusuran Radar Cianjur, di kampung tersebut,
selain rumah Maik Ii yang nyaris roboh, sedikitnya ada 3 keluarga lain
yang masih tinggal di rumah panggung, masing-masing milik Okoy (61), Tutih
(60), dan Mamah (50).
"Bantuan yang diberikan pemerintah tak tepat sasaran.
Harusnya warga benar-benar tidak mampu itu dibantu. Ini malahan hanya
segelintir warga untuk kepentingan pribadi atau golongan sendiri. Ujung-ujungnya
kasihan warga yang memang perlu uluran tangan,” kata Denih (40), warga setempat.
Di Kabupaten Cianjur, ternyata bukan warga yang tinggal di
pelosok desa atau kampung saja yang masih belum tersentuh pemerataan
pembangunan. Ternayatadi pusat Kota Cianjur, masih tersisa potret hidup
kemiskinan warga yang kurang beruntung dan belum pernah tersentuh bantuan pemerintah.
AM (50),salahseorang dermawan yang datang mengunjungi Mak
Ii, mengaku merasa prihatin dengan kondisi tersebut, namun ia juga mengaku
tidak sanggup berbuat apa-apa.
"Mudah-mudahan ada rezeki untuk semuanya, memberi itu bisa
tenangkan hati,” ujarnya. (**)
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...


Tidak ada komentar: