Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Suka Motor Sejak 5 Tahun, Termotivasi Didikan Orang Tua
Suka Motor Sejak 5 Tahun, Termotivasi Didikan Orang Tua
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 08 Januari 2016 |
Metro Cianjur
![]() |
| Mengenal Neti, Pembalap Wanita Asal Cianjur |
Menjadi
pembalap motor sekarang tidak hanya identik dengan kaum adam, para kaum hawa
pun banyak yang menggeluti profesi ini. Neti salah satunya, sejak usia 5 tahun
ia sudah jatuh cinta pada dunia balapan motor.
SIAPA
sangka, wajahnya yang imut dengan rambut terurai panjang, dara cantik ini
ternyata seorang pembalap motor. Meski usianya baru 14 tahun, Neti sudah sangat menyukai balapan motor hingga
dirinya selalu menyempatkan waktu untuk terus berlatih di saat waktu senggang, terutama liburan sekolah. Karena keseharian dengan motor, ia tidak bisa meninggalkan hobinya itu
walaupun terik panas matahari menyengat kulit
putihnya dan tak jarang aspal panas menyium tubuh mungilnya itu .
“Sudah mencoba hobi lain namun
saya anggap semua itu tidak cocok, saya lebih nyaman
balapan motor memacu kecepatan dengan menancap
gas di sirkuit,” ujar gadis cantik berambut panjang
ini.
Selain balapan dirinya kerap kali
otak – atik si kuda besi, hal itu memang susah untuk
ditinggalkan. Pasalnya, ini sudah menjadi hobinya semenjak
umur 5 tahun lantaran didikan orang tua. “Hobi ini sudah disukai sejak dini
lantaran background orang tua saya pembalap, jadi seolah sudah di arahkan menjadi
pembalap dan juga hobi otak – atik motor,” terangnya.
Perjuangan yang dilakukan sejak
dini, kini membuahkan hasil hingga dirinya mencoba memberanikan diri ikut
balapan dengan teman sejawat yang punya hobi sama,
yakni balapan motor. Namun
dirinya mengakui di Cianjur minim sekali fasilitas hingga para pencinta balapan
motor mesti numpang latihan di gedung dewan (DPRD
Cianjur). “Saya hanya bisa berharap kepada pemerintah Cianjur untuk
membuatkan sirkuit, lantaran seiring perkembangan jaman
motor tak hanya dijadikan sebagai alat transportasi biasa, kini sudah menjadi
alat untuk mengembangkan karir,” papar gadis belia bekulit putih ini.
Sejak bergaul dengan para pembalap lain, walaupun berbeda jenis kelamin ia berharap
menjadi pembalap tangguh. “Kelak
tumbuh dewasa nanti saya ingin menjadi seorang pembalap propesional yang sering
kali menjuarai setiap momen balapan di tingkat internasional,” harapnya. (**)
Populer
-
CIANJUR –Bukan lagi rahasia umum bahwa untuk mengantisipasi wabah penyakit dan bau yang tak enak, sampah seharusnya dibuang ke tempat ...
-
FOTO: RISMA RUSTIKA SARI/RADAR CIANJUR JASA: Agus Sutriadi Usman menerima penghargaan Bintang Pancawarsa II atas dedikasinya pada Pram...
-
JAKARTA-Terdakwa suap anggaran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro di Kabupaten Deiyai, Papua, anggota Komisi VII DPR Dewie Yasin ...
-
CIBEBER-Keluarga besar, Ayi Yona (45) warga Kampung Babakan RT 4/2, Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber merasa kesal dan mempertanyakan manip...
-
Tolak Manfaatkan Pos di Pasirhayam CIANJUR - Ojek merupakan salahsatu sarana transportasi yang cukup dibutuhkan oleh sebagian anggota...
-
JAKARTA - Fahri Hamzah mendesak M Sohibul Iman untuk memilih salah satu dari jabatannya sekarang, yakni Presiden Partai Keadilan Sejah...
-
Menjadi pimpinan dalam suatu perusahaan merupakan tanggungjawab yang besar. Wendy Hilman Natsir yang merupakan Branch Manager Bank Muama...
-
Bantuan UPZ Warungkondang WARUNGKONDANG - Kebahagiaan kini hinggap di keluarga miskin yang baru saja mendapatkan bantuan rehab rumah t...


Tidak ada komentar: