Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Warga Sukaratu Harapkan Perubahan
Warga Sukaratu Harapkan Perubahan
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 14 Januari 2016 |
Cianjur Raya
Warga Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung,
sampai hari ini masih bisa sebatas berharap terwujudnya pembangunan
infrastruktur yang baik di daerah mereka, terutama jalan. Namunsayangnya,
pemangku kebijakan hingga saat ini masih belum menunjukkan respon yang baik,
dan terkesan acuh tak acuh.
Laporan Mamat Mulyadi, Bojongpicung
Jalan yang membelah Desa Sukaratu di
Kecamatan Bojongpicung merupakan jalan akses satu-satunya yang setiap hari ramai
dilintasi warga maupun mereka yang datang dari luar daerah.
Wilayah ini bisa dikatakan sebagai desa
tertinggal, karena kurangnya kepedulian para pemangku kebijakan. Sudah belasan
tahun jalan akses menuju tempat ini terbengkalai, rusak tak terawat.
Saat Radar Cianjur mengunjungi wilayah
tersebut, dengan jelas terlihat kondisi jalan yang berlubang, kotor bila musim
hujan, Tembok Penahan Tanah (TPT) tak terawat, minim gorong-gorong, dan juga banyak
kerikil dan batu yang tercongkel keluar dari badan jalan.
"Jalan menuju kesini hancurdan rusak parah, sudah puluhan tahun dibiarkan terbengkalai, dan belum juga ada pengaspalan," cetus Nita (28), salahseorang warga Sukaratu, seperti mengejek kondisi di daerahnya yang kurang diperhatikan.
Sebagian warga menilai bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan para perwakilan rakyat yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cianjur, yang seharusnya mengabdi dan melayanikesejahteraan masyarakat, telah memungkiri janji manis mereka saat mencalonkan diri, yang menyatakan siap dalam segala hal, untuk membangun Cianjur lebih baik, dan menjanjikan adanya perubahan.
"Jalan menuju kesini hancurdan rusak parah, sudah puluhan tahun dibiarkan terbengkalai, dan belum juga ada pengaspalan," cetus Nita (28), salahseorang warga Sukaratu, seperti mengejek kondisi di daerahnya yang kurang diperhatikan.
Sebagian warga menilai bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur dan para perwakilan rakyat yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Cianjur, yang seharusnya mengabdi dan melayanikesejahteraan masyarakat, telah memungkiri janji manis mereka saat mencalonkan diri, yang menyatakan siap dalam segala hal, untuk membangun Cianjur lebih baik, dan menjanjikan adanya perubahan.
"Padahal masyarakat memerlukan adanya
pembenahan di segala bidangdan sektor, termasuk akses jalan. Minimal bisa
diaspal secara bertahap. Jangan juga asal-asalan diaspal, setelah beberapa
bulan rusak kembali, sementara anggaran yang dikucurkan begitu besar,"
ungkap Kamal (40), warga lainnya.
Warga Desa Sukaratu mayoritas bekerja
sebagai sebagai petani, buruh tani, pedagang, dan ada beberapa yang menggeluti Usaha
Kecil dan Menengah (UKM), juga home
industry.Mereka beranggapan bahwa seharusnya minimal pihak Pemerintah Desa
setempat bisa pro-aktif dan mengambil langkah jemput bola, mengajukan
permohonan untuk adanya perbaikan di desa mereka.
Sebagian warga lainnya menganggap bahwa
mungkin permohonan yang diajukan belum bisa ditindaklanjuti pada tingkat yang
lebih tinggi, dan belum ada realisasi program bantuan, baik itu yang berasal
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan
dan Belanja Nasional (APBN) yang biasanya angkanya cukup besar, sementara di
desa tersebut pembangunan masih sangat minim.
"Beginilah kondisi daerah ini, tak ada kemajuandan perubahan. Utamanya jalan, banyak yang hancur, entah sampai kapan baru ada perubahan," keluh Ade S (42), warga Sukaratu lainnya. (**)
"Beginilah kondisi daerah ini, tak ada kemajuandan perubahan. Utamanya jalan, banyak yang hancur, entah sampai kapan baru ada perubahan," keluh Ade S (42), warga Sukaratu lainnya. (**)
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...
-
CIPANAS- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) akan segera menuntaskan berbagai kasus pengrusakan areal taman nas...
-
CIANJUR – Mengisi tahun 2016, Indosat Ooredoo meluncurkan produk terbaru, paket IM3 Freedom Combo, yang akan membebaskan masyarakat ...


Tidak ada komentar: