Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Kepala SMKN 1 Cikalongkulon Didemo
Kepala SMKN 1 Cikalongkulon Didemo
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 24 Februari 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Puluhan
guru dan siswa SMKN 1 Cikalongkulon menyerbu Gedung DPRD Cianjur pada Selasa
(23/2) kemarin, sekitar pukul 15.30 WIB. Kehadiran mereka di rumah wakil rakyat
tersebut ternyata untuk bersilaturahmi, melakukan audiensi hingga mengadukan
Kepala Sekolah mereka, AW yang dianggap tidak mampu mengelola sekolah dengan
baik.
Rombongan
yang mengaku pertama kalinya melakukan kunjungan ke gedung DPRD Cianjur itu,
disambut oleh Ketua Komisi IV DPRD Cianjur, Sapturo. Audiensi selanjutnya
digelar secara terbuka di ruang rapat Badan Anggaran (Banggar).
Usai
membuka dialog, Sapturo secara langsung mempersilahkan para guru dan siswa
menyampaikan aspirasinya. Tak menunggu lama, salah seorang guru, Ahmad Yusuf
mengatakan, pihaknya hendak meminta dewan untuk menuntaskan persoalan yang
mereka kini alami terkait proses pendidikan di sekolahnya yang tidak mampu ditangani
dengan baik oleh AW.
“Tujuan
kami tak lain adalah untuk bersilaturahmi dengan anggota dewan sekaligus
menyampaikan aspirasi terkait pendidikan di lingkungan sekolah kami,” ujar dia.
Di
tempat yang sama, salah seorang siswa, Yan Dwiyana menuturkan, pihaknya
menyayangkan kondisi sekolah berstatus negeri yang kualitas dan
infrastrukturnya jauh dari kata memuaskan. Ia pun menanyakan sejumlah iuran
yang ditarik dari siswa tanpa ada bukti secara fisik.
“Kami
memang kurang mengetahui tentang persoalan yang terjadi, tapi kami adalah
elemen yang paling merasakan dampak secara langsung,” ujar mantan ketua Osis
Tersebut.
Salah
seorang Dewan Pendidikan Kabupaten Cianjur, Mochamad Ali yang turut hadir juga
tak jauh berbeda. Pihaknya meminta DPRD Cianjur untuk segera mencabut SK kepala
sekolah yang dimiliki AW yang dianggap tidak mampu mengelola sekolah.
“Kami
meminta, bahkan mendesak DPRD Cianjur, khususnya Komisi IV yang membidangi soal
pendidikan untuk segera bertindak. Persoalan ini tidak boleh dibiarkan terlalu
lama hingga berlarut-larut,” kesal Ali.
Menanggapi
hal tersebut, Sapturo menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, periode
kepala sekolah sebetulnya sudah diatur sedemikian rupa. Ia pun menegaskan bahwa
DPRD Cianjur tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak.
“Kewenangan
dewan bukan sebagai pengambil keputusan. Kami disini hanya sebagai pengawas dan
penyerap aspirasi. Kami tidak boleh sembarangan mengambil keputusan diluar
wewenang kami,” tegas Sapturo.
Kendati
demikian, Sapturo berharap seluruh elemen sekolah memiliki visi dan misi yang
jelas dalam melakukan proses mencerdaskan anak bangsa, sehingga menurutnya,
siapapun kepala sekolahnya, mereka tetap lebih maju dan lebih fokus mengejar
visi dan misi tersebut.
“Informasi
ini sebetulnya sudah kami ketahui sejak jauh-jauh hari dan sudah dilakukan
tindakan. Namun demikian, kami akan tetap berpegang teguh kepada fakta-fakta
yang ada secara objektif, bukan berdasarkan keberpihakan,” ujar Sapturo.(lan)
------------
Populer
-
SURABAYA-Sebanyak 15 unsur Kapal Perang Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) bersiap diri bergabung dengan Gugus Keamanan La...
-
ORMAS perempuan muda Nahdlatul Ulama Cianjur atau Fatayat NU, mensosialisasikan Kesehatan Reproduksi (Kespro) pada remaja di Yayasan A...
-
Curug Sawer merupakan salah satu tempat wisata air terjun yang belum di ketahui banyak orang, yang terletak di Desa Cintaasih, Kecamatan...
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...
-
Ilustrasi KENADRI – Selama Ramadan, pemerintah melarang Tempat Hiburan Malam (THM) beroperasi. Namun, ada saja cara yang dilakukan...
-
PERSIB diprediksi dalam keadaan sulit di awal kompetisi liga 1, andai draft jadwal semusim yang keluar dan menyebar dikalangan penikmat se...
-
KECINTAAN Risma Syahrozad kepada Pusamania Borneo Football Club (PBFC) sudah tidak bisa diragukan. Hal itu terlihat dari ekspresi yang dit...
-
BERMANFAAT: Daun kemangi bisa mengobati diabetes Proses pencegahan ataupun penanganan terhadap kondisi sakit diabetes atau kencing man...


Tidak ada komentar: