Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Pedagang Durian Dirampok
Pedagang Durian Dirampok
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 04 Februari 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Maraknya perampokan yang di Cianjur kini membuat gelisah dan khawatir para pedagang durian dan warga. Tingkat keamanan yang masih kurang dan tindakan kriminal yang masih marak, membuat sebuah pengusaha buah durian dirugikan.
David aliandi (36), warga Kampung Nyalindung, Desa Cipeuyeum, Kecamatan Ciranjang, salah satu pedagang durian yang sudah lama berjualan di Jalan KH Abdulah Bin Nuh, Cianjur. Ia mengalami perampokan di tempat berjualannya tersebut pada hari Selasa (02/02), pukul 04.00 WIB.
"Durian yang diambil oleh perampok saat itu hingga sembilan buah banyaknya. Perampok yang datang seperti lebih dari dua, serta memakai mobil angkot berwarna biru muda" ujarnya.
Perampokan yang terjadi, saat David tengah menonton televisi di dalam mobil yang suka dipakai untuk berjualan. "Ketika kejadian, pelaku sempat kepergok oleh saya, lalu dia mengeluarkan senjata tajam golok. Dengan sigapnya saya mengambil pisau dan melukai tangan dia,"akunya kepada Radar Cianjur.
Ia menambahkan, seorang pelaku yang turun dari mobil satu orang dan lainnya berada di dalam mobil angkot tersebut. Atas peristiwa yang terjadi, ia pun harus mengalami kerugian hingga Rp 1 juta lebih. "Saya belum melaporkannya kepada pihak Kepolisian, karena saya masih kaget dan tak bisa meninggalkan dagangan saya. Takutnya pelaku datang kembali dan mengambil usaha saya," ujar David dengan cemas.
Kejadian ini mendapatkan komentar dari Kaplores Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu, Ia menjelaskan, lokasi tersebut memang sepi saat malam hari dan sebaiknya pedagang tersebut pindah berjualnnya ke tempat yang ramai saat malam hari.
"Tempat sepi itu mengundang niat tindak seseorang untuk melakukan kegiatan kriminal. Boleh saja berjualan di tempat biasa itu, namun pada pagi hingga sore hari saja," tuturnya.
"Sebaiknya pada malam hari jangan disitu lagi, karena dari pihak patroli kepolisian tidak seterusnya berada di wilayah itu, sedangkan mobil patroli kerjaannya mobile dan tidak selamanya ada disitu," tutup Asep.(cr2)
Populer
-
CIANJUR –Bukan lagi rahasia umum bahwa untuk mengantisipasi wabah penyakit dan bau yang tak enak, sampah seharusnya dibuang ke tempat ...
-
TUMPULNYA lini depan menjadi salah satu permasalahan utama Liverpool musim ini. Bahkan hingga pekan ke-20 Liga Primer Inggris musim i...
-
GEKBRONG – Dengan menggunakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES), aparatur Desa Sukaratu, Kecamatan Gek...
-
SEPAK bola tidak bisa dipisahkan dari suporter. Bahkan, banyak suporter tidak hanya dihuni kaum pria, melainkan juga wanita dengan ber...
-
JAKARTA-Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memgingatkan bahwa pengaruh gerakan Islamic State in Iraq and Syria (ISIS) terhadap Indonesia ma...
-
CIANJUR – Sejak memulai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) perdana pada Kamis (21/1) kemarin, para petugas Srikandi Pemadam Kebakaran (...
-
FOTO: M SUYUDHI/RADAR CIANJUR KUMUH: Sampah dibiarkan menumpuk di Jalan Pasir Gede akses menuju Universitas Suryakancana. METRO- ...
-
KARANGTENGAH- Bakal calon (balon) Kepala Desa Sukamulya, Kecamatan Karangtengah, Syaripudin menyimpan visi misi dan tujuan menca...


Tidak ada komentar: