Radar Cianjur »
Nasional
»
LGBT Marak karena Banyak Ayah yang Gagal
LGBT Marak karena Banyak Ayah yang Gagal
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 02 Maret 2016 |
Nasional
JAKARTA-Pimpinan Ar-Rahman Qur'anic Learning (AQL) Islamic Center KH Bachtiar Nasir (UBN) mengaku miris dengan maraknya fenomena LGBT belakangan ini. Menurutnya, salah satu pendorong adanya kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transender (LGBT) adalah akibat kegagalan ayah menjadi pemimpin yang amanah di keluarganya.
"Anak-anak tidak bangga lagi dengan ayahnya. Ayah hanya membesarkan fisik anaknya tetapi jiwanya dirampok oleh paham-paham liberal dan sekuler," dalam rilisnya di Islamic Book Fair, Selasa (1/3).
Fenomena menjadi ayah yang gagal adalah isu penting dan menghantui para keluarga muda saat ini. Banyak rumah tangga yang rusak akibat laki-laki gagal jadi ayah. Termasuk gagal pula jadi suami.
"Akibatnya, tidak sedikit anak-anak yang dibesarkan badannya oleh ayahnya tapi jiwanya ditelantarkan," sambungnya.
UBN dalam Islamic Book Fair (IBF) 2016 ini juga meluncurkan dua karya terbarunya. Dua buku tersebut masing-masing berjudul Masuk Surga Sekeluarga (MSS) dan Menyelami Mutiara Wahyu. Dua buku ini diterbitkan AQL Pustaka yang juga berada di bawah naungan AQL Islamic Center.
"Dua buku ini adalah inspirasi untuk bangsa agar Indonesia keluar dari berbagai polemik yang melilit. Salah satu masalah yang paling mengiris hati adalah tumbuhnya penyakit sosial. Masalah sosial muncul karena masalah rumah tangga yang tidak beres. Karenanya, buku Masuk Surga Sekeluarga adalah solusi bagaimana menata kehidupan rumah tangga berdasarkan konsep Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW," tuturnya.
Dua buku yang diterbitkan AQL Pustaka itu mengambil tema tadabbur ayat-ayat keluarga dan tadabbur ayat-ayat kehidupan dalam Al-Qur'an. Dua buku itu diluncurkan di arena IBF sejak awal pekan ini. Tadabbur menjadi tema besar dakwah KH Bachtiar untuk membumikan Al-Qur'an.
"Banyak orang melupakan fungsi keluarga, ibu dan ayah sibuk sendiri dan anak hanya dipercayakan kepada pembantu. Generasi kita ‘lapar’ ayah, juga rindu kasih ibu, sehingga problem sosial ada berserakan dimana-mana," kata Pembina Kokoh Keluarga Indonesia ini.(esy/jpnn)
Populer
-
CIANJUR - Peristiwa mengenaskan terjadi di Curug Ciastana, Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak pada Rabu (15/2) pa...
-
CIANJUR- Membangun sebuah rumah akan lebih sempurna jika menggunakan kayu seperti kayu jati. Selain kuat, kayu jati memberikan sua...
-
CIANJUR-Umumnya ketika hari libur nasional tiba, tempat wisata dipenuhi pengunjung baik lokal maupun manca negara. Namun, tidak terjadi di...
-
Berkaca dari Kabupaten Lombok Barat yang memiliki infrastruktur yang memadai dan merata hampir di seluruh kawasan. Saat ini dae...
-
JAKARTA-Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku prihatin karena Ketua KPK Agus Raharjo mengungkap sudah menandatangani Sprindik untuk tersang...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR – Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort ( Polres ) Cianjur meng gelar pembersihan pelan...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...


Tidak ada komentar: