Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Gawat, Banyak Warga Ngaku Miskin
Gawat, Banyak Warga Ngaku Miskin
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 06 April 2016 |
Metro Cianjur
CIANJUR- Program subsidi
beras bagi masyarakat berpenghasilan rendah (raskin)
memiliki tujuan dengan target membantu masyarakat guna memenuhi kebutuhan hidup
sehari-hari. Artinya, pengeluaran anggaran biaya pun menjadi lebih kecil
sehingga mampu mendongkrak mutu masyarakat.
Sayangnya,
program raskin ini justru terkesan tak sesuai dengan harapan. Sebagai contoh di
Keluarahan Sawahgede. Masih banyak warga yang sengaja mengaku miskin untuk
mendapatkan raskin. Padahal, apabila ditelusuri ternyata tingkat ekonomi
masyarakat yang mengaku miskin tidak masuk kategori rumah tangga penerima
manfaat (RTPM).
Kasi
Kesra Kelurahan Sawahgede, Denden Denaningsih melalui Staf Kesra, Ayi
Burhanudin memaparkan, jumlah RTPM di Sawahgede mencapai 707 kepala keluarga
(KK). Setiap RTPM akan mendapatkan jatah raskin sebanyak 15 kilogram (kg).
Namun,
saat pendistribusian di lapangan, pihak kelurahan pun kerap menemui kendala. “Banyak
RT-RT yang mengaku bahwa warganya ingin dapat raskin. Padahal ya, yang
ngaku-ngaku itu bukan orang miskin,” ujarnya kepada Radar Cianjur.
Ayi
menegaskan, kelurahan tak bisa menambah atau melakukan 'permainan' yang membuat
jatah raskin tidak merata saat dibagikan. “Jatah dari sananya (Bulog) ya sudah
segini, enggak bisa ditambah-tambah atau dikurangi. Dan ini harus didistribusikan,”
ungkapnya.
Lalau
apa yang membuat banyak warga mengaku miskin dan ingin mendapatkan raskin? Ayi
menjawab, kualitas raskin saat ini dinilai baik. Bahkan, apabila dibandingkan
dengan beras yang ada di pasar, beras raskin memiliki kualitas jual yang setara
dengan beras seharga Rp8 ribu hingga Rp 9 ribu per (/) liter.
Padahal,
kelurahan pun hanya menjual raskin dengan nominal Rp1600/liter. “Karena murah
ini dan kualitasnya bagus makanya banyak yang pengen kebagian jatah,” ungkapnya
di sela-sela pendistribusian raskin, kemarin. (yaz)
Populer
-
JADI PERHATIAN: Wanita setengah telanjang berkeliaran di Cianjur kota dan menyita perhatian warga. CIANJUR dihebohkan oleh seorang ce...
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
CIANJUR–Memasuki detik-detik keberangkatan Calon Jemaah Haji (Calhaj) kemarin, pengawasan sekitar gedung asrama Kementrian Agama (Kemenag...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menetapkan kebijakan kursus pranikah untuk calon pengantin, hingg...
-
LENGKAP: Salah seorang petugas marketing berdiri diantara beragam jenis sepeda motor suzuki di Dealer Resmi Suzuki Jalan KH Abdullah Bi...
-
CIANJUR-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Polres Kabupaten Cianjur, bekerjasama deng...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR SERIUS: TREK tengah menggelar pertemuan untuk melakukan evaluasi kerja. KARANGTENGAH- Tim Re...

Tidak ada komentar: