Radar Cianjur »
Nasional
»
Pakar: Indonesia Miliki Modal jadi Negara Maju
Pakar: Indonesia Miliki Modal jadi Negara Maju
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 27 April 2016 |
Nasional
JAKARTA-Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Rokhmin Dahuri mengatakan Indonesia memiliki modal dasar lengkap untuk menjadi negara maju. Jumlah penduduk terbesar keempat di dunia merupakan potensi human capital (daya saing) dan pasar domestik yang luar biasa besar.
Indonesia juga memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) serta posisi geoekonomi dan geopolitik yang sangat strategis. Kinerja dan status pembangunan ekonomi Indonesia, diantara negara-negara Asean untuk tingkat kemakmuran merupakan peringkat ke lima. Namun masih ada hambatan atau penyebab ketertinggalan Indonesia.
“Sedangkan peta jalan pembangunan kelautan menuju Indonesia sebagai poros maritim dunia sudah tertuang dalam 9 program pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla 2014-2019 yang disebut “Nawa Cita” dan dalam sektor prioritas pembangunan kabinet kerja,” kata Rokhmin Dahuri saat memberikan pembekalan kepada perwira siswa Seskoal di Jakarta, Selasa (26/4).
Rokhmin menyampaikan materi dengan judul “Pembangunan Kelautan menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia”.
Dalam pembekalan tersebut, hadir Kepala Departemen Kejuangan Seskoal Kolonel Laut (P) Sunarno Adi dan sebanyak 150 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-54 Tahun Pelajaran 2016. Mereka terdiri dari 139 Perwira Siswa (Pasis) TNI Angkatan Laut, 2 Pasis masing-masing dari TNI AD dan TNI AU.
Selain itu, tujuh Pasis mancanegara masing-masing dari Amerika Serikat, Australia, India, Jepang, Malaysia, Pakistan, dan Singapura.
Rokhmin optimistis Indonesia mampu menjadi negara maritim yang maju, makmur, kuat, dan berdaulat berbasis ekonomi kelautan, pertahanan dan keamanan, dan budaya maritim. Juga mampu menjadi teladan (memimpin) dalam berbagai kemajuan di bidang kelautan seperti pendidikan, R & D, IPTEK, infrastruktur, ekonomi, dan manajemen dan tata kelola ekosistem pesisir dan lautan (ocean governance).(fri/jpnn)
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...

Tidak ada komentar: