Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Rambu JLT Langganan Mati
Rambu JLT Langganan Mati
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 27 April 2016 |
Cianjur Raya
| RAWAN: Rambu-rambu dan lampu lalulintas di kawasan JLT yang jarang sekali dan bahkan tidak berfungsi, dikhawatirkan akan sering memakan korban kecelakaan. |
KARANGTENGAH – Para pengendara yang melintas di
ruas Jalan Lingkar Timur (JLT) dibuat bingung tiap kali melintas wilayah tersebut, karena kondisi rambu-rambu
lalulintas di tempat tersebut sering mati, langganan rusak, dan bahkan ada yang
tidak berfungsi sama sekali. Kondisi ini dikhawatirkan banyak pengguna jalan
akan rawan dengan terjadinya kecelakaan.
Menurut Joni Iskandar (38), seorang pengendara motor warga Kecamatan Ciranjang, lampu merah pengatur lalulintas di perempatan JLT memang langganan mati dan cepat sekali rusaknya, entah apa sebabnya. Menurutnya, seharusnya ada pengontrolan, minimal seminggu sekali atau dua kali.
"Matinya rambu-rambu lalulintas membuat semrawut. Para pengendara seenaknya
saja, khawatir rawan akan kecelakaan karena ingin saling
mendahului melintas," katanya.
Menurut pantauan Radar Cianjur hingga Selasa (26/4) siang kemarin, belum tercatat ada korban jiwa dalam kejadian kecelakaan yang terjadi di lokasi ini. Kejadian terakhir ada seorang pengendara sepeda motor yang terserempet truk hingga terjatuh. Para pengendara seringkali terlibat adu mulut karena sama-sama egois ingin
saling mendahului, hal ini piperparah dengan kondisi arus lalulintas yang hampir selalu padat.
Kosim (40), seorang pengendara mobil warga Kecamatan Mande, memaparkan bahwa rambu-rambu lalulintas yang ada di perempatan lampu merah JLT memang perlu ada perbaikan yang serius, supaya jangan sampai cepat rusak dan selalu jadi langganan mati.
"Sudah 3 hari mati dan belum ada perbaikan, dibiarkan terbengkalai begitu saja. Dikhawatirkan
rawan akan keselamatan para pengendara," ungkapnya, diamini Irwansyah (27), rekannya. (mat)
Populer
-
CIANJUR-Tiga siswa SMAN 1 Cianjur berhasil mendapatkan nilai ujian nasional tertinggi. Ketiga siswa itu diantaranya, Muhammad Audie (1...
-
CIANJUR-Koperasi Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur membukukan perputaran dana anggota sebesar Rp1,5 Miliar. Padahal Koperasi bagi k...
-
CIANJUR - Sepeda Motor sudah jadi alat transfortasi yang dibutuhkan. Tak heran hampir semua orang mempunyai sepeda motor. Meski demi...
-
CIANJUR-Saat ini SMAN 1 Cianjur tengah melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS). Humas SMAN 1 Cianjur, Siti Nuraini menuturkan, UA...
-
CIANJUR-Pemerintah pusat melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI telah mengatur kebijakan baru terkait biaya pernikahan sejak beberapa ...
-
CIANJUR-Untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan, Polres Cianjur menetapkan Kabupaten Cianjur berstatus siaga 1, akibat suhu politik...
-
CIANJUR-Kurang lebih 30 Hektare sawah di Kampung Pasirgede Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang terpaksa gagal panen akibat diserang ham...
-
WARUNGKONDANG–Depot jamu yang secara diam-diam suka menjula miras dan minuman oplosan di Kampung Cibinong, Desa Ciwalen, Kecamatan Warun...

Tidak ada komentar: