Ada Minimarket Curangi Konsumen


CIANJUR-Pasar modern yang kian digandrungi masyarakat dewasa ini, rupanya dimanfaatkan segelintir orang untuk berbuat tidak jujur. Seperti yang dialami Asep (nama samaran) saat berbelanja di salah satu minimarket Jalan KH Abdullah bin Nuh. Asep mengaku, hampir saja ia ditipu oleh salah seorang kasir saat berbelanja di minimarket tersebut.

Asep menuturkan, ia hanya membeli beberapa jenis makanan dan minuman di minimarket tersebut. Namun, setibanya di meja kasir, ia kaget saat mendengar kasir pria tersebut menyebutkan jumlah yang tidak sesuai. Asep kemudian memeriksa struk tanda bukti transaksi untuk memeriksa daftar belanjaannya.

Saat saya tanya jumlahnya berapa, si kasir menghitung, lalu harganya muncul di komputer kasir yang biasanya diperlihatkan ke konsumen, lalu saya berikan sejumlah uang dan kasir itu bilang jumlah yang sama dengan harga komputer kasir, papar dia.

Seusai memeriksa daftar belanjaannya, ia kemudian mengetahui ada sejumlah barang yang tidak ia beli, namun tertera di daftar belanjaan. Belum sempat ia bertanya, masih kata Asep, si kasir kemudian meminta kembali struk daftar belanjaan yang ia terima dengan alasan, terdapat kesalahan penghitungan.

Kalau saya tidak teliti, barangkali si kasir itu lempeng-lempeng saja. Kalau memang mengaku ada kessalahan, harusnya sejak awal diberitahukan, jangan setelah saya memeriksa struk,รข€ ujarnya nampak kesal.

Asep memperagakan, setelah kejadian kurang menyenangkan yang ia alami tersebut, si kasir nampak salah tingkah sambil melayani konsumen selanjutnya. Asep mengaku, bahkan si kasir tidak terdengar sedikitpun meminta maaf kepadanya. Ia pun enggan menyebutkan dimana tepatnya minimarket tersebut

Takutnya nanti ada minimarket yang jujur malah terbawa-bawa. Yang jelas yang ada di Jalan KH Abdullah bin Nuh. Sebelumnya saya juga sempat mengalami perisitwa serupa, masih di tempat yang sama, namun katanya ada kesalahan sistem, jadi saya maklumi. Ternyata kejadian lagi. Saya yakin korbannya bukan cuma saya, tapi masih ada  yang lainnya, imbuhnya.

Berangkat dari pengalaman tersebut, Asep mengaku kini ia jadi lebih waspada dan teliti saat hendak berbelanja di minimarket. Lebih lanjut, Asep mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan teliti agar tak menjadi korban selanjutnya.

Kalau belanja dalam jumlah banyak, sebaiknya diteliti lagi, biar tidak dicurangi. Bahkan sepertinya sekarang lebih baik kembali lagi ke pasar tradisional supaya bisa memajukan pengusaha kecil, cetusnya.

Sementara itu, saat coba disambangi Radar Cianjur belum lama ini, ternyata peristiwa serupa kembali terulang. Ketika hendak menghitung, salah seorang kasir laki-laki yang enggan disebutkan namanya itu juga mengaku mendapat kesalahan penghitungan, sehingga terdapat angka yang mesti dibayar sementara konsumen tidak pernah membelinya.

Mohon maaf, jumlah yang itu kemasukan di struk. Jadi jumlahnya salah, kata si kasir tersebut nampak salah tingkah sambil melayani konsumen selanjutnya.(lan)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top