Radar Cianjur »
PERSIB
»
Korban Keenam Persiba
Korban Keenam Persiba
Posted by Radar Cianjur on Senin, 23 Mei 2016 |
PERSIB

BANDUNG-Permainan kasar Persiba kembali
memakan korban. Setelah sebelumnya pemain Arema Cronus, yakni Cristian Gonzales
dan Dendi Santoso mengalami patah tulang, setelah itu Syaiful Indra Cahya yang
mengalami cedera ringan di pekan pertama.
Pada pekan kedua, pemain Sriwijaya FC,
Muhammad Ridwan, yang harus ditarik keluar ketika berhadapan dengan Persiba. Mantan
pemain Persib Bandung itu mengalami cedera di bagian kakinya.
Pada pekan ketiga, giliran pemain Pusamania
Borneo FC, Aang Suparman, yang harus menerima 11 jahitan di kepalanya dan
langsung dibawakan ke rumah sakit di Samarinda.
Kini memasuki pekan keempat, pemain
Persib, Robertino Pugliara, yang harus merasakan kerasnya bermain melawan
Persiba.
Meski mendapatkan luka jahitan di kepala,
kondisi Robertino Pugliara mulai membaik dan tak mendapatkan luka serius.
Seperti yang dituturkan Dokter Tim, Persib, Rafi Ghani.
Gelandang serang Maung Bandung itu terpaksa ditarik keluar pada menit kelima dalam laga melawan Persiba Balikpapan pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Persiba, Sabtu (21/5). Pugliara harus mendapatkan tiga jahitan di bagian belakang kepalanya karena robek sekitar tiga centi meter setelah berbenturan dengan pemain belakang Persiba.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, boleh dibilang Pugliara tidak menderita masalah serius. Tanda-tanda gegar otak seperti pusing atau muntah-muntah pun juga tak ada.
"Tadi karena kena sikut pemain Persiba ada robek di bagian kepala. Tadi pendarahan sulit berhenti, maka terpaksa dijahit. Kondisi insyaallah aman," kata Rafi usai laga.
Rafi mengatakan, meskipun dipastikan membaik, tapi Pugliara tetap akan dipantau hingga beberapa hari ke depan. Rencananya, 7 hingga 10 hari kedepan, Rafi akan melihat perkembangan lukanya, dan jika memungkinkan bisa dibuka jahitan lukanya.
"Mudahan-mudahan bisa (main lawan Madura United), tapi tetap kita akan lihat perkembangannya," tutupnya.(psb)
Populer
-
KH Deden CIANJUR-Pondok Pesantren Al-I'tishom Coblong, Desa Tegallega, Kecamatan Warungkondang, membantah keras jika mendukung sala...
-
JAKARTA-Peredaran uang palsu jelang Ramadan mulai meningkat, sehingga masyarakat pengusaha, dan pedagang kecil diminta selalu wasp...
-
CIANJUR - Banyak faktor pemicu terjadinya kecelakaan berlalu lintas kebut - kebutan dalam berkendara, kendaraan yang tidak normal, pe...
-
ANGGOTA Komisi V DPR RI, Capt. Djoni Rolindrawan disambut warga Sukamulya, Sukasari Kecamatan Bogor Timur. BOGOR-Anggota Komisi V DP...
-
CIANJUR – Lampu merupakan aksesoris rumah yang penting, khususnya pada malam hari; karena lampumemberikan cahaya dan menjadikan suasana r...
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
Mereka yang sering mengenakan pakaian bergaya maskulin namun tidak mau terkesan liar dan tetap berusaha mengenakan hijab, banyak yang mem...
-
FOTO: Nandang Kurnaedi CIANJUR – Seiringberkembangnya zaman, kemajuan teknologi semakin bisa dirasakan oleh orang banyak. Kebutuhan aka...

Tidak ada komentar: