Korban Keenam Persiba






 BANDUNG-Permainan kasar Persiba kembali memakan korban. Setelah sebelumnya pemain Arema Cronus, yakni Cristian Gonzales dan Dendi Santoso mengalami patah tulang, setelah itu Syaiful Indra Cahya yang mengalami cedera ringan di pekan pertama. 
 
Pada pekan kedua, pemain Sriwijaya FC, Muhammad Ridwan, yang harus ditarik keluar ketika berhadapan dengan Persiba. Mantan pemain Persib Bandung itu mengalami cedera di bagian kakinya.

Pada pekan ketiga, giliran pemain Pusamania Borneo FC, Aang Suparman, yang harus menerima 11 jahitan di kepalanya dan langsung dibawakan ke rumah sakit di Samarinda.

Kini memasuki pekan keempat, pemain Persib, Robertino Pugliara, yang harus merasakan kerasnya bermain melawan Persiba.

Meski mendapatkan luka jahitan di kepala, kondisi Robertino Pugliara mulai membaik dan tak mendapatkan luka serius. Seperti yang dituturkan Dokter Tim, Persib, Rafi Ghani.

Gelandang serang Maung Bandung itu terpaksa ditarik keluar pada menit kelima dalam laga melawan Persiba Balikpapan pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Persiba, Sabtu (21/5). Pugliara harus mendapatkan tiga jahitan di bagian belakang kepalanya karena robek sekitar tiga centi meter setelah berbenturan dengan pemain belakang Persiba. 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, boleh dibilang Pugliara tidak menderita masalah serius. Tanda-tanda gegar otak seperti pusing atau muntah-muntah pun juga tak ada.

"Tadi karena kena sikut pemain Persiba ada robek di bagian kepala. Tadi pendarahan sulit berhenti, maka terpaksa dijahit. Kondisi insyaallah aman," kata Rafi usai laga.

Rafi mengatakan, meskipun dipastikan membaik, tapi Pugliara tetap akan dipantau hingga beberapa hari ke depan. Rencananya, 7 hingga 10 hari kedepan, Rafi akan melihat perkembangan lukanya, dan jika memungkinkan bisa dibuka jahitan lukanya.

"Mudahan-mudahan bisa (main lawan Madura United), tapi tetap kita akan lihat perkembangannya," tutupnya.(psb)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top