Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Mayat Bayi Ngambang di Selokan Pasucen
Mayat Bayi Ngambang di Selokan Pasucen
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 26 Juli 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Mayat bayi ditemukan mengambang oleh warga Kampung Pasucen RT 03/04, Desa Sukagalih, Kecamatan Cikalongkulon, Senin (25/7) sekitar pukul 12.30 WIB siang kemarin. Bayi yang diperkirakan baru beberapa hari lahir itu mengambang di Selokan Pasucen sekitaran pemukiman warga.
Sopan Sopian (48) warga setempat membenarkan penemuan mayat bayi perempuan yang baru lahir, sebab saat ditemukan tubuh bayi masih lengkap dengan tali ari-ari di bagian perutnya. "Awalnya tak sengaja, saat itu mau buang air besar di Selokan Pasucen. Pas nyampe selokan tiba-tiba melihat ada benda mengambang seperti boneka, tapi dikerumuni banyak lalat, saya jadi penasaran untuk memastikan benda tersebut, ternyata setelah dilihat lebih dekat ternyata memang mayat bayi baru lahir," kata Sopan.
Saat ditemukan posisi bayi terlentang. Karena takut terjadi sesuatu Sopan pun memberitahu warga setempat dan melaporakanya ke Mapolsek Cikalongkulon. "Saya kurang tahu persis penemuan mayat bayi perempuan ini apa hasil hubungan gelap atau tidaknya. Saya sempat melaporkan penemuan pertama-tama ke tetangga saya Kang Dedi Solihin lalu melaporkan ke pihak berwajib," ucap Sopan diamini Dedi.
Kapolsek Cikalongkulon, AKP Tri Prabowo membenarkan adanya penemuan mayat di wilayah hukumnya. Setelah mendatangi lokasi penemuan dan melakukan identifikasi, selajutnya mengamankan mayat bayi untuk dibawa ke RSUD Cianjur, untuk keperluan visum.
Pihaknya juga telah meminta keterangan beberapa saksi mata di lokasi penemuan. "Kami belum bisa menjelaskan secara detail karena masih dalam penanganan, tapi untuk sementara dugaan bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelap, mungkin panik harus berbuat apa, maka jalan seperti inilah yang bisa dilakukan," ungkapnya.
Sambung Kapolsek, pihaknya berharap kepada warga Desa Sukagalih agar melaporkan bilamana ada ibu hamil di luar nikah. "Saya juga akan berkoordinasi dengan RT/RW dan perangkat desa serta warga setempat, supaya bisa diajak kerjasama untuk memberikan informasi siapa yang tega membuang bayi ini," paparnya.(mat)
Populer
-
CIPANAS- Kondisi cuaca buruk selama Februari 2016, mengakibatkan sejumlah harga sayur-mayur di Pasar Tradisional Pasar Cipanas meningk...
-
FOTO: ILLUSTRASI PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Pold...
-
JAKARTA-Rapat internal Komisi IX DPR akhirnya memutuskan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Vaksin Palsu. Hal ini sebagai tindak lanjut...
-
PARIS Saint Germain (PSG) mencul menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Benua Eropa, selama empat tahun belakangan ini. Dukung...
-
CIANJUR – Beragam potensi alam di Cianjur Selatan (Cisel) semakin hari semakin terkuak oleh masyarakat luas. Bupati Cianjur, Irvan Ri...
-
Encep Suganda Selama puluhan tahun pria yang satu ini telah menjadi aparat Desa Sindangjaya. Tujuannya hanya-lah satu yakni ingin mem...
-
JAKARTA-Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, H Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut positif langkah Partai Kebangkita...
-
Pemerintah Kecamatan Karangtengah bina perangkat Desa Sukamantri termasuk BPD, dan LPM. Acara dilaksanakan di Aula Desa Sukamantri, de...

Tidak ada komentar: