Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Ngamuk, Delman Butuh Jalur Khusus
Ngamuk, Delman Butuh Jalur Khusus
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 22 Juli 2016 |
Metro Cianjur
FOTO: M SUYUDHI/RADAR CIANJUR
NGAMUK : Kuda delman tengah mengamuk di tengah di tengah jalan lalu lintas kendaraan.
CIANJUR – Seekor kuda delman mengamuk di tengah jalan dan mengagetkan masyarakat pengendara motor yang melintas serta masyarakat disekitarnya di Jalan Kaum, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur, Kamis (21/7) kemarin. Menurut keterangan yang didapat dari seorang kusir delman, Adang (48), ia tidak mengetahui sebab dari mengamuknya kuda miliknya.
“Tak tau kenapa ini kuda tiba-tiba mengamuk. Saat berjalan tadi, tiba-tiba kuda ini berhenti juga tidak mau maju,” ujarnya. Kuda ini merupakan kuda jantan dan terkadang seperti ini mengamuk. Ini bukan yang pertama kalinya. Akan tetapi menurut dia, mengamuk kuda tersebut tidak sampai akan parah.
“Makanya tadi saya pecut dan saya tarik talinya agar mundur, sebab menghalangi mobil dan motor yang lewat,” tutur Adang.
Kuda tersebut mengamuk sekitar lima menit dan hal itu malah menajdi sorotan orang di sekitar saat itu. Saat ditanyai oleh Radar Cianjur, kepada seorang pelajar yang sedang asik berkumpul bersama temannya, yaitu Anna (15) mengatakan, ia cukup kaget dengan bunyi suara kuda yang tiba- tiba terdengar ditelinganya. “Kagetlah a, pas kita lagi asik pada ngobrol di warung dan minum seketika ada suara kuda yang disangka di dekat kita,” akunya.
Ia pun menyampaikan, sebuah pesan kepada Radar Cianjur, sebaiknya di Jawa Barat dan khususnnya di Cianjur terdapat jalur khusus di jalan untuk delman. “Iya karena biar tidak mengganggu aktivitas jalan atau pengguna motor yang kadang suka takut saat dekat kuda, jadinya nyetir motornya kan suka tidak benar dan bisa menimbulkan kecelakaan,” ungkapnya.
Bahkan teman lainnya pun memberi saran, seperti seorang siswa yang bernama Hardi (16). Ia mengharapkan, di Cianjur harusnya buat jalur untuk delman di pinggir jalan raya. “Kaya di Bandung tuh a saya pernah liat ada jalur khusus sepeda. Nah untuk di Cianjur, bikin aja jalur khusus delman,” harap Hardi.
Ia pun menuturkan jalur kemacetan yang pernah ia alami ketika saat bermain bersama temannya. “Kaya di dekat Masjid Agung dibawah suka macet, sebab sudah macet sama angkot dan ditambah pula sama delman. Bukan tidak setuju juga delman tidak beroperasi, delman kan alat transportasi tradisional dan harus kita lestarikan. Namun alangkah bagusnya dibuat jalur khusus a,” pungkasnya. (yud)
Populer
-
CIPANAS- Kondisi cuaca buruk selama Februari 2016, mengakibatkan sejumlah harga sayur-mayur di Pasar Tradisional Pasar Cipanas meningk...
-
FOTO: ILLUSTRASI PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Pold...
-
JAKARTA-Rapat internal Komisi IX DPR akhirnya memutuskan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Vaksin Palsu. Hal ini sebagai tindak lanjut...
-
PARIS Saint Germain (PSG) mencul menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Benua Eropa, selama empat tahun belakangan ini. Dukung...
-
CIANJUR – Beragam potensi alam di Cianjur Selatan (Cisel) semakin hari semakin terkuak oleh masyarakat luas. Bupati Cianjur, Irvan Ri...
-
Encep Suganda Selama puluhan tahun pria yang satu ini telah menjadi aparat Desa Sindangjaya. Tujuannya hanya-lah satu yakni ingin mem...
-
JAKARTA-Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, H Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut positif langkah Partai Kebangkita...
-
Pemerintah Kecamatan Karangtengah bina perangkat Desa Sukamantri termasuk BPD, dan LPM. Acara dilaksanakan di Aula Desa Sukamantri, de...

Tidak ada komentar: