Radar Cianjur »
Metro Cianjur
»
Tangkap Calo Dapat Rp500 Ribu
Tangkap Calo Dapat Rp500 Ribu
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 22 Juli 2016 |
Metro Cianjur
FOTO: M SUYUDHI/RADAR CIANJUR
PEMBERITAHUAN : Spanduk Sayembara yang dipasang Polres Cianjur.
CIANJUR– Polres Cianjur membuat sebuah program baru yang mengasyikan dan menguntungkan buat masyarakat Cianjur. Hal tersebut, dalam rangka memperbaiki sebuah tunjangan pelayanan di Polres Cianjur. Seperti salah satunya, yaitu pelayanan dalam Surat Izin Mengemudi (SIM).
Tak jarang, masyarakat di luar sana yang mengeluh sulit untuk membuat SIM dan harga yang mahal disertai banyaknya calo dalam pembuatan SIM. Maka dari itu Polres Cianjur, khusunya Satuan Lantas membuat sebuah program yang mengusung tema Sayembara.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kepala SatLantas) Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa, tema ini diusung dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. “Karena masih banyak masyarakat yang memberikan gambaran buruk terhadap pelayanan pembuatan SIM,” ujarnya.
Untuk itu, pihaknya mengeluarkan sayembara bagi masyarakat yang dapat menangkap calo atau pemohon SIM yang sedang bertransaksi dengan calo, maka akan mendapatkan hadiah uang tunai Rp 500 Ribu. Seperti yang dijelaskan oleh Baur SIM Polres Cianjur, Aiptu Dede AS membenarkan hal tersebut. “Akan tetapi saat masyarakat melakukan pelaporan itu, harus disertai buktinya seperti nama calo dan bukti yang berupa foto atau lainnya saat lakukan transaksi,” jelasnya.
Bukan hanya itu, masyarakat yang akan melaporkan calo itu juga dipermudah karena dengan sudah adanya nomor handphone yang dicantumkan dispanduk yang dipasang oleh pihak Polres Cianjur. “Dalam pelaporan calo nanti, seorang pelapor ini akan dijamin kerahasiaannya, baik nama atau identitas lainnya,” tuturnya.
Dede pun menyampaikan di ruang pencerahan kepada masyarakat yang akan membuat SIM mengenai sayemabara yang diadakan Polres Cianjur. “Ya sebetulnya proses ketika pembuatan SIM ini kita tidak persulit, bahkan saya memberikan jawaban tes tulis saat memberikan pencerahan. Juga bilamana masayarakat gagal dalam tes praktek, bisa melakukan latihan di Polres Cianjur atau pos 8 cepu setiap hari Minggu, itupun tidak dipungut biaya dan gratis,” imbaunya.
Selain itu, saat ditemui di ruang pembuatan SIM dengan seorang sosok lelaki tua asal warga Kampung Asirun, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sukaluyu. Rosidi (54), yang saat itu sudah selesai mengikuti tes SIM A atau mobil. “Alhamdulillah lancar saat tes maju, mundur, belok-belok dan nanjaknya,” kata Rosidi.
Ia pun mengaku, ketika ia akan membuat SIM ia tidak pernah ditanya oleh calo, walaupun ia mengetahui bahwa di tempat pembuatan SIM sering dan banyak calo. Bahkan ia pun mendukung atas adanya Sayembara yang dibuat Polres Cianjur. “Bagus kalau kata saya, jadi kalau ada calo terus difotoin dan laporin. Sebab oknum-oknuk harus diberantas,” dukungnya.
Bukan hanya ia, seorang pemuda asal Kampung Kopem, Kelurahan Sawahgede, Kecamatan Cianjur. Rizjal (22) atau sering disebut Jay mendukung dan sangat berapresiasi akan adanya Sayembara. “Iya sebab para calo ini biar kapok dan juga jera. Masa teman saya membuat SIM C waktu itu bisa mencapai Rp 500 ribu,” keluhnya.
Jay pun mengharapkan calo tersebut dapat diberikan hukuman seberat beratnya karena meresahkan masyarakat yang akan membuat SIM ke Polres Cianjur. “Bukan hanya calo orang-orang luar atau LSM yang ada di Polres, tapi aparat kepolisian yang menjadi calo disana pun harus dijerat. Ini agar keadilan terwujud di lingkup kepolisian, khusunya di Polres Cianjur,” harap Jay.
Saat dikonfirmasi kepada AKP Erik hal pemberian sanksi atau hukuman yang kan diberikan kepada para calo yang terjerat dan terkena. “Kita akan berikan pembinaan kepada para calo ini,” tutupnya. (yud)
Populer
-
FOTO: ILLUSTRASI PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Pold...
-
JAKARTA-Rapat internal Komisi IX DPR akhirnya memutuskan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Vaksin Palsu. Hal ini sebagai tindak lanjut...
-
PARIS Saint Germain (PSG) mencul menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Benua Eropa, selama empat tahun belakangan ini. Dukung...
-
CIANJUR – Beragam potensi alam di Cianjur Selatan (Cisel) semakin hari semakin terkuak oleh masyarakat luas. Bupati Cianjur, Irvan Ri...
-
Encep Suganda Selama puluhan tahun pria yang satu ini telah menjadi aparat Desa Sindangjaya. Tujuannya hanya-lah satu yakni ingin mem...
-
CIPANAS- Kondisi cuaca buruk selama Februari 2016, mengakibatkan sejumlah harga sayur-mayur di Pasar Tradisional Pasar Cipanas meningk...
-
JAKARTA-Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, H Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut positif langkah Partai Kebangkita...
-
Pemerintah Kecamatan Karangtengah bina perangkat Desa Sukamantri termasuk BPD, dan LPM. Acara dilaksanakan di Aula Desa Sukamantri, de...

Tidak ada komentar: