Radar Cianjur »
Unsur
»
Tiga Dosen Dapat Hibah Kemenristekdikti
Tiga Dosen Dapat Hibah Kemenristekdikti
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 27 Juli 2016 |
Unsur
![]() |
FOTO: HERLANHERYADIE/RADARCIANJUR
BANGGA: Tiga Dosen FH Unsur yang resmi mendapat Hibah Bersaing dan Hibah Disertasi dari Kemenristekdikti.
|
CIANJUR – Tiga dosen FH Unsur
dinyatakan resmi mendapat hibah dari pihak Kementerian Riset, Teknologi dan
Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Mereka adalah Henny Nuraeni dan Tanti
Kirana Utami yang berhasil memperoleh Hibah Bersaing, serta Cucu Solihah yang
berhasil memperoleh Hibah Disertasi. Informasi yang dihimpun, kegiatan
penelitian Hibah Bersaing dilaksanakan sebagai salah satu model penelitian
kompetitif yang tergolong dalam kelompok penelitian mandiri yang lebih
diarahkan untuk menciptakan inovasi dan pengembangan penelitian terapan.
Menurut Tanti,
penelitian Hibah Bersaing harus berorientasi pada produk yang memiliki dampak
ekonomi dalam waktu dekat. Produk juga dapat bersifat tak-benda (intangible), seperti kajian untuk
memperbaiki kebijakan institusi pemerintah. Penelitian Hibah Bersaing juga
diperuntukkan bagi dosen yang produktif dalam penelitiannya.
“Kami sangat merasa
terbantu dengan anggaran dana Hibah Bersaing yang diberikan oleh
Kemenristekdikti,” aku Tanti.
Tanti bersama Henny
diektahui meneliti tentang “Model Penanganan Perdagangan Orang di Kabupaten
Cianjur Melalui Pendekatan Humanis Dalam Rangka Membentuk Kemandirian Ekonomi”
selama kurang lebih tiga tahun dimana tahun 2016 ini merupakan tahun terakhir
mereka melakukan penelitian.
“Berdasarkan data
dari P2TP2A, pada tahun 2014 jumlah tindak pidana perdagangan orang di
Kabupaten Cianjur sangat tinggi. Kebanyakan korban berusia produktif. Kami
lakukan penyuluhan-penyuluhan terhadap masyarakat hingga ke sekolah-sekolah,”
sambungnya.
Setelah berangsur
melakukan penelitian sambil mengadvokasi masyarakat, masih kata Tanti, akhirnya
angka tindak pidana perdagangan orang di Cianjur bisa menurun secara bertahap.
Ia berharap hasil penelitiannya dapat memberikan khazanah keilmuan terutama di
bidang hukum seraya menjadi salah satu rujukan intansi terkait seperti pihak kepolisan,
kejaksaan serta instansi lainnya. “Kami tentu sangat berharap ada dampak yang
positif atas penelitian yang kami lakukan,” tutup Tanti optimis. (*/lan)
Populer
-
CIPANAS- Kondisi cuaca buruk selama Februari 2016, mengakibatkan sejumlah harga sayur-mayur di Pasar Tradisional Pasar Cipanas meningk...
-
FOTO: ILLUSTRASI PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Pold...
-
JAKARTA-Rapat internal Komisi IX DPR akhirnya memutuskan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Vaksin Palsu. Hal ini sebagai tindak lanjut...
-
PARIS Saint Germain (PSG) mencul menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Benua Eropa, selama empat tahun belakangan ini. Dukung...
-
CIANJUR – Beragam potensi alam di Cianjur Selatan (Cisel) semakin hari semakin terkuak oleh masyarakat luas. Bupati Cianjur, Irvan Ri...
-
Encep Suganda Selama puluhan tahun pria yang satu ini telah menjadi aparat Desa Sindangjaya. Tujuannya hanya-lah satu yakni ingin mem...
-
JAKARTA-Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, H Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut positif langkah Partai Kebangkita...
-
Pemerintah Kecamatan Karangtengah bina perangkat Desa Sukamantri termasuk BPD, dan LPM. Acara dilaksanakan di Aula Desa Sukamantri, de...


Tidak ada komentar: