Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Ulik Potensi, Manfaatkan Barang Bekas
Ulik Potensi, Manfaatkan Barang Bekas
Posted by Radar Cianjur on Selasa, 26 Juli 2016 |
Cianjur Raya
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
KREATIF: Di tangan Haryat lukisan mampu memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
Mengetahui Aktivitas Haryat (41), Sang Penulis Huruf Arab Kaligrafi
HARYAT Pero (41) adalah satu dari sekian banyak warga Kampung Kulina RT 01/03, Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi. Warga pengrajin yang memiliki bakat dan kemampuan ini bisa menyalurkan segudang ilmu menulis huruf arab dengan baik atau tulisan Kaligrafi. Mungkin masih banyak Haryat lainnya di Kabupaten Cianjur, yang masih belum terpublikasikan dan harus menjadi semangat dalam berkarya nyata melalui potensi dimiliki.
Laporan : MAMAT MULYADI/ Haurwangi
HASIL perbincangan singkat wartawan ini, Haryat bercerita, hobi menulis huruf aksara arab itu termasuk huruf Alquran biasanya dituangkan dalam kertas ataupun kampas. Nah, namun ia mampu mengulik untuk mengembangkan hobinya itu bisa membuat tulisan kaligrafi dari bahan bekas jadi bermanfaat. Seperti halnya, dari bekas kaleng almunium minuman ringan, bisa dari batang bambu serta dari barang bekas lainnya bisa dijadikan hasil karya nyata.
Setelah selesai dibuat dengan tangan halus dan rapih, ditempel pada triflex, dikasih warna, lalu dipasang di bingkai figura dan ditutup kaca. Maka huruf kaligrafi tersebut, begitu terlihat indah dan cantik, siapapun melihatnya pasti akan terhipnotis dan minati membeli, meskipun harganya cukup signifikan.
Saat ditemui langsung di rumahnya. Haryat mengungkapkan, menggeluti usaha membuat kaligrafi dari bahan bekas, dimulai pada dua tahun lalu, karena sebelumnya membuat kaligrafi dari media cat, kertas dan kampas karena kaligrafi terbuat dari cat kurang laku.
"Nah, maka itu saya beralih membuat kaligrafi dari bahan media alumunium poil bekas, minuman ringan bisa juga dari bahan tangkal bambu," ucapnya.
Lamanya peroses membuat kaligrafi dari bambu karena dikerjakan dengan alat manual hingga kini belum memiliki mesin gergaji alat potong bambu, dan mesin penghapus bambu. Sementara, produksi yang terbuat dari alumunium cukup mengunakan gunting dan kater. Kaligrafi yang telah selesai diproduksi dipasarkan di Gang Bombay, jalan raya Cianjur atau dipajang di kedai miliknya di pinggir jalan menuju Desa Sukatani, Kecamatan Haurwangi.
Dia bercerita berbagi ilmu dan pengalaman membeberkan, tak menduga sebelumnya setelah diproduki lakunya cukup tinggi, namun proses pembuatan kaligrafi dari bahan media bambu cukup memakan waktu lama, salah satu contoh membuat kaligrafi dengan ukuran 1,5 kali 1 meter. Itu memakan waktu satu bulan sedangkan proses membuat kaligrafi dari alumunium poil berukuran yang sama hanya memakan waktu satu minggu saja.
"Mudah-mudahan usaha ini bisa terus berkembang sesuai apa yang diharapkan dan dicita-citakan selama ini," timpal Haryat.
Hal lain senada dipaparkan, Asep Setiawan (40) salah satu tokoh pemuda setempat menambahkan, keahlian dan potensi dimiliki salah satu warga seperti, Haryat Peto itu perlu ditiru dan diperhatikan. Memang benar, ia telah lama mengeluti usaha tekuni kerjinantangan membuat kaligrafi, sebagian besar terbuat dari barang bekas dan bambu. Namun sayang, keterampilan tangan harus aktifnya itu tak didukung dengan kondisi modal kuat.
"Ya, karena produksinya masih dikatakan secara manual, dan mengunakan pisau kater, serta gunting lalu gergali biasa," ujarnya membela berharap ada bantuan dan motivasi dari pemerintah setempat.
Dia mengakui, kalau dikerjakan mengunakan gergaji mesin, dan peraalatan lain yang canggih dan modern. Pasti akan menghasilkan produksinya lebih cepat, dibanding saat ini. Berharap pihak Pemkab Cianjur melalui beberapa dinas atau lembaga lainnya bisa merangkul dan memperhatikan warga memang memiliki bakat dan potensi. "Jadi jangan sampai terkesan terabaikan alias kurang perhatian selama ini," imbuhnya.(**)
Populer
-
CIPANAS- Kondisi cuaca buruk selama Februari 2016, mengakibatkan sejumlah harga sayur-mayur di Pasar Tradisional Pasar Cipanas meningk...
-
FOTO: ILLUSTRASI PACET- Empat orang pelaku penipuan bermodus transaksi online diringkus Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Pold...
-
PARIS Saint Germain (PSG) mencul menjadi salah satu klub yang diperhitungkan di Benua Eropa, selama empat tahun belakangan ini. Dukung...
-
CIANJUR – Beragam potensi alam di Cianjur Selatan (Cisel) semakin hari semakin terkuak oleh masyarakat luas. Bupati Cianjur, Irvan Ri...
-
Encep Suganda Selama puluhan tahun pria yang satu ini telah menjadi aparat Desa Sindangjaya. Tujuannya hanya-lah satu yakni ingin mem...
-
JAKARTA-Ketua Umum Dewan Koordinasi Nasional (DKN) Garda Bangsa, H Cucun Ahmad Syamsurijal menyambut positif langkah Partai Kebangkita...
-
Pemerintah Kecamatan Karangtengah bina perangkat Desa Sukamantri termasuk BPD, dan LPM. Acara dilaksanakan di Aula Desa Sukamantri, de...
-
WARUNGKONDANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Bunikasih, Kecamatan Warungkondang, mengikuti desa-desa lainnya yang sudah melakukan sebel...

Tidak ada komentar: