Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Fogging tak Efektif Perangi DBD
Fogging tak Efektif Perangi DBD
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 19 Agustus 2016 |
Cianjur Raya
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
PERANGI DBD: Cecep Hendra dan Udin Wahyudin mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN berkala.
CIBEBER- Puskesmas Cibeber mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Cibeber supaya bisa menjaga kebersihan akan lingkungan sekitar. Pasalnya, membunuh jentik nyamuk tak cukup hanya dengan difogging (pengasapan) untuk memerangi serangan DBD, chikungunya dan penyakit lainnya.
Dipaparkan, dua petugas selaku Surveilans Puskesmas Cibeber, Cecep Hendra dan Udin Wahyudin, sangat penting menjaga perilaku hidup bersih dan sehatHidup bersih bisa menghilangkan berbagai penyakit infeksi. Nah, jelasnya itu penting seperti halnya cuci tangan sebelum makan, cuci tangan setelah buang air besar, dan bersihkan sampah.
"Bersihkan lingkungan dan lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) itu bisa dilakukan selalu bersih dan ramah terhadap lingkungan. Agar terhindar dari DBD atau jauh dari serangan chikungunya," jelasnya kepada wartawan ini, Kamis (18/8) siang kemarin.
Pihaknya menyebutkan, sebagian besar masyarakat setempat masih kurang dan sadarnya akan menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Maka itu, pihaknya akan terus mengimbau dan memberikan penyuluhan pentingnya menjaga lingkungan. Ada beberapa titik yang memang sangat rawan akan serangan DBD, seperti hasil laporan data diterima setiap tahunnya selalu saja ada kejadian yang perlu ditekan supaya ada pencegahan.
Sangat perlu penggerakan masyarakat dalam PSN dengan cara 3M diantaranya bisa menguras, menutup tampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang nyamuk dan memantau.
"Kami sangat membutuhkan kerjasama yaitu antara pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dan warga setempat. Ya, misalnya itu dengan mengaktifkan kembali gerakan gotong-royong bersih-bersih lingkungan sekitar," jelas Cecep.
Hal senada dibenarkan, Kepala Pusksesmas Cibeber, Isep Karnaen. Masyarakat agar jangan pernah bosan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita. Ia menambahkan, masih banyak masyarakat beranggapan fogging sebagai pencegahan penyakit. Padahal fogging hanya untuk pengasapan untuk membunuh nyamuk dewasa saja, lalu jentik nyamuknya tidak. (mat)
Populer
-
CIANJUR - Peristiwa mengenaskan terjadi di Curug Ciastana, Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak pada Rabu (15/2) pa...
-
CIPANAS memiliki segudang bakat dan kemampuan, juga banyaknya prestasi yang diraih, tidak lantas menjadi sebuah bahan pertimbang...
-
PS TNI 0-3 Persib BOGOR-Stadion Pakansari Bogor, kembali jadi saksi kemenangan Persib, saat duel dengan tuan rumah PS TNI, Minggu ...
-
METROPOLITAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Sukabumi telah memeriksa ribuan unggas yang mati mendadak...
-
CIANJUR-Upaya pencarian korban terseret air sungai Cianjur sudah ditemukan. Mas'ud (50) seorang warga Kampung Sukasirna RT 03/02, D...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR – Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort ( Polres ) Cianjur meng gelar pembersihan pelan...
-
Anggota Dewan Sesalkan Longsor Cugenang CUGENANG- Jalan utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kampung Sukawarna, Desa Sarampad, Ke...

Tidak ada komentar: