Radar Cianjur »
Cianjur Raya
»
Mengenal Empat Bibit Bertalenta Asal Cianjur Harumkan Nama Cianjur, Tanpa Dukungan Pemkab
Mengenal Empat Bibit Bertalenta Asal Cianjur Harumkan Nama Cianjur, Tanpa Dukungan Pemkab
Posted by Radar Cianjur on Senin, 29 Agustus 2016 |
Cianjur Raya
FOTO: HAKIM/ RADAR CIANJUR
BIBIT BERTALENTA: (Dari kiri ke kanan) Aicha, Quinsha, Kaisar, Nabila dan Ratu memiliki banyak bakat dan sudah meraih ragam prestasi mengharumkan Cianjur.
KABUPATEN Cianjur memiliki banyak talenta muda bahkan sejak usia dini. Meski terbilang usia mereka masih masuk kategori balita, namun tak sedikit prestasi yang sudah mereka kantongi.
Laporan: AZAZYA IYAZ, Cianjur
TAK sedikit prestasi yang sudah berhasil ditorehkan bibit-bibit muda ini. Empat bibit yang sudah berhasil menembus prestasi bahkan di luar Cianjur itu masing-masing bernama, Aicha Aldenia Dros (5), Quinsha Arkananta Embara (5), Kaisar Arkananta Embara (7) dan Ratu Zahrani (5). Keempat bibit ini tak lepas dari campur tangan pihak sekolah hingga dorongan salah satu rekan cilik bernama Nabila (5).
Nabila merupakan anak perempuan yang sudah berhasil membintangi sejumlah iklan dan sinetron ternama. Tak menutup kemungkinan, keempat talenta berprestasi yang masih duduk di bangku sekolah Al-Azhar ini akan turut serta untuk menjadi bintang dalam layar kaca. Namun, keberhasilan mereka semua tak pernah mendapat bantuan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur.
Berbincang dengan Radar Cianjur secara terpisah, masing-masing ibunda dari empat siswa-siswi berprestasi ini mengungkapkan cerita singkat prestasi yang sudah ditorehkan. Ibunda Aicha, Budi Susilowati (36) mengaku, tidak pernah mengarahkan buah hatinya untuk membidangi bakat tertentu. "Tidak pernah mengarahkan dari kecil. Cenderung yang dia suka aja," tutur warga Desa Ciherang, Kecamatan Pacet ini.
Hal senada turut dilontarkan Ibunda Quinsha dan Kaisar, Yuly Embara (37). Baginya, kedua anak tercintanya itu tak perlah luput dari pengawasan. Kendati keduanya memilih kegemaran masing-masing, namun peran serta orangtua tak boleh dianggap sepele. "Kami turut mendukung keinginan anak khususnya kegiatan yang positif," papar warga Desa Bojong, Kecamatan Karang Tengah ini.
Hal yang sama pun terjadi pada Ratu. Sang ibunda, Anisa Zahra (39) selalu memberikan arahan kepada buah hatinya. Sebagai contoh, saat anaknya tengah memperhatikan dan meniru acara fashion di televisi, ia dan suami selalu memberikan saran apabila Ratu salah melakukan gerak tubuh. "Lenggak-lenggoknya harus sesuai agar anak bisa belajar dan melakukannya dengan baik," ujar warga yang berdomisili di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang ini.
Keempatnya pun mendapat respon dan dukungan penuh dari pihak sekolah. Kepala TK Al-Azhar Cianjur, Ida Mulyati mengaku, bangga dengan ragam prestasi yang diraih empat peserta didiknya itu. Ia menambahkan, peran serta sekolah sebagai fasilitator akan dijalankan dengan baik. "Sekolah mendukung dan berharap keempatnya menjadi anak yang terbaik di dunia dan akhirat," ungkapnya diakhiri kata amin. (**)
Populer
-
CIANJUR - Peristiwa mengenaskan terjadi di Curug Ciastana, Kampung Sinarmuda, Desa Bojongkasih, Kecamatan Kadupandak pada Rabu (15/2) pa...
-
CIANJUR- Membangun sebuah rumah akan lebih sempurna jika menggunakan kayu seperti kayu jati. Selain kuat, kayu jati memberikan sua...
-
METROPOLITAN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Sukabumi telah memeriksa ribuan unggas yang mati mendadak...
-
SMAN 1 Cilaku sambut HUT RI ke-71 dengan berbagai perlombaan yang melibatkan siswa dan guru. Kesiswaan SMAN 1 Cilaku, Mukti Tauf...
-
CIANJUR – Polisi Wanita (Polwan) Satuan Lalulintas (Satlantas) Kepolisian Resort ( Polres ) Cianjur meng gelar pembersihan pelan...
-
FOTO: RISMA RUSTIKA SARI/RADAR CIANJUR TINDAK: Universitas Suryakancana Cianjur bertindak cepat untuk mencegah perderan narkoba dikala...
-
Anggota Dewan Sesalkan Longsor Cugenang CUGENANG- Jalan utama yang menghubungkan sejumlah desa di Kampung Sukawarna, Desa Sarampad, Ke...
-
CIPANAS memiliki segudang bakat dan kemampuan, juga banyaknya prestasi yang diraih, tidak lantas menjadi sebuah bahan pertimbang...

Tidak ada komentar: