Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Pedagang Cincau Kini Nganggur
Pedagang Cincau Kini Nganggur
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 11 Agustus 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Empat hari pasca pembongkaran paksa areal pedagang Cincau di Jalan Raya Bandung Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi, sejumlah eks pedagang masih nampak bingung mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Nanang (27) salah seorang eks pedagang Cincau warga Kampung Sukamaju RT 02/08 Desa Haurwangi Kecamatan Haurwangi, kini terpaksa harus menganggur setelah lapaknya dibongkar. Dibalik kesederhanaanya, Nanang atau yang akrab disapa Penjol mengaku kebingungan untuk mencari sumber mata pencaharian lain. Dengan raut wajah masih nampak kecewa, Penjol yang enggan berkomentar itu hanya bisa meratapi nasibnya.
Pembina Perkumpulan Pedagang Citarum, Dikdik Sodikin mengatakan, dari 65 pedagang yang direlokasi oleh Pemkab Cianjur, hanya tersisa satu orang pedagang yang menempati lokasi baru. Mereka enggan menempati lokasi baru lantaran sepi pengunjung.
Begitupun volume kendaraan yang memasuki lokasi baru menurun drastis ketimbang saat melapak di lokasi semula. “Pasca penggusuran, ekonomi pedagang Cincau mati. Kondisi Rest Area yang dijadikan tempat relokasi lebih parah. Volume kendaraan yang masuk berkurang drastis dibandingkan lokasi sebelumnya,” kesal Dikdik.
Mewakili para pedagang, Dikdik berharap agar Pemkab Cianjur segera memulihkan perekonomian eks pedagang Cincau dengan melakukan pembinaan. Menurutnya, setiap kebijakan yang dilakukan pemerintah harus turut pula memikirkan perekonomian masyarakat kecil sebelum melakukan penertiban.
Dikdik menyayangkan kebijakan yang sudah menggerus para pedagang yang sudah berjualan sejak tahun 1979 hingga menjamur tahun 2011 itu. “Kalau tidak, berarti kebijakan bupati egois, demi pencitraan. Bisa menertibkan pedagang, tetapi mengorbankan ekonomi rakyat kecil. Tak sedikit yang sudah berjualan selama bertahun-tahun. Masyarakat mengharapkan ada pembinaan untuk kembali menstabilkan perekonomian,” tegas dia diamini rekan seperjuangannya, Elan Setiawan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Senin (8/8) lalu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur membongkar lapak para pedagang. Aksi perlawanan para pedagang, tak sedikitpun melunturkan niat para petugas yang melakukan pembongkaran.(lan)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...

Tidak ada komentar: