Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Waspada Beredar SIM Palsu
Waspada Beredar SIM Palsu
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 11 Agustus 2016 |
Berita Utama
* SIM A Asli Jadi B1, Ditempel Scanner Plastik
Mulyadi ditangkap saat terjaring operasi rutin yang dilakukan petugas di Jalan KH Abdullah bin Nuh Cianjur pada Selasa (9/8), setelah kedapatan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) B1 Palsu.
Saat diperiksa, SIM B1 tersebut nampak seperti asli. Namun polisi curiga setelah melihat kondisi fisik SIM. Ketika diteliti ternyata SIM tersebut berbentuk SIM A asli yang ditempel dengan scanner plastik hingga menyerupai SIM B1 asli.
SIM palsu tersebut juga terlihat berbeda dari kualitas cetakan SIM asli. Hasil pemeriksaan sementara pihak kepolisian, sang sopir, Mulyadi mengaku mendapatkan SIM B1 palsu itu dari kenalannya yang berprofesi sebagai supir angkutan kota (angkot) jurusan Pagelaran-Cianjur berinisial D.
"Hingga kini, masih kita dalami. Kita berkoordinasi dengan rekan-rekan di Satreskrim untuk mengungkap kasus pemalsuan tersebut. Pelaku masih kita buru keberadaannya," terang Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP R Erik Bangun Prakasa.
Menurut Erik, pengemudi bernama Mulyadi itu terlihat santai ketika diminta menunjukan surat-surat kelengkapan kendaraannya. Begitu juga ketika diminta menunjukan SIM miliknya.
"Anggota kita Iptu Muhaemin curiga, karena kondisi fisik SIM yang ditunjukan oleh supir itu terlihat berbeda dengan SIM yang biasa dikeluarkan oleh Satuan Pelayanan Administrasi (Satpas) Polres Cianjur. Selain dilaminating, hasil kualitas cetakannya juga kurang bagus, dan ternyata ketika plastik laminating di sobek bagian dalamnya ternyata SIM A," terang Erik.
Satlantas sendiri sudah berkoordinasi dengan Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) untuk menindaklanjuti temuan tersebut. "Kita tindaklanjuti dengan menyerahkan temuan ini ke Satreskrim. Karena ini masuknya ranah pemalsuan. Syukurlah bisa terdeteksi, berkat kejelian anggota yang melakukan operasi rutin. Kita akan lebih meningkatkan kewaspadaan karena khawatirnya SIM semacam itu banyak dipakai masyarakat" lanjut Erik lagi.
Erik menyebut jika operasi rutin dengan sasaran alat kelengkapan berkendara dan kepemilikan surat-surat memang tengah menjadi fokus utama jajarannya. Hasil pemeriksaan pada kejadian kecelakaan lalu lintas di Jalur Cianjur-Sukabumi diketahui jika sopir truk maut tidak memiliki SIM.
"Ini salah satu upaya pencegahan kejadian kecelakaan yang merugikan banyak pihak kembali terulang, selain itu kita ada rencana membuat 'crash stop' untuk jalur rawan yang diperuntukan bagi kendaraan yang mengalami rem blong," tambahnya.(lan/net)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...


Tidak ada komentar: