Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Kepsek Nikah Siri Anak Petani
Kepsek Nikah Siri Anak Petani
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 01 September 2016 |
Berita Utama
CIANJUR-Sungguh tak terpuji perbuatan oknum Kepala Sekolah (Kepsek) salah satu SD di Kecamatan Campaka Cianjur ini. Pasalnya, CM (50) nekad menikah secara siri di bawah tangan, anak di bawah umur SS (17) tanpa sepengetahuan istri pertama dan statusnya sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
Pihak keluarga mengakui jika pernikahan itu terjadi setelah SS sempat dibujuk rayu oknum kepsek tersebut. Pernikahan siri antara kepsek dan SS terjadi tanggal 30 April 2016. Diduga orang tua SS terpaksa menerima pinangan sang kepsek, karena kondisi ekonomi.
"Bapak tak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa pasrah mungkin sudah nasib anak saya harus menjalani cerita kehidupan seperti ini. Tak berani melaporkan kejadian ini, karena ada obrolan melalui lisan secara langsung ada pengancaman," kata Aban (60) ayah kandung SS kepada Radar Cianjur, kemarin.
Menurutnya, secara batin sangat tidak menerima atas kondisi tersebut. "Tapi saya juga khawatir keluarga takutnya bisa stres putri saya ini masa depannya bagaimana," terang warga Kampung Cisarua RT 03/06, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur ini.
Hal senada dituturkan, Otih (45) ibu kandung SS, sebenarnya sangat sedih dan merasa prihatin bila melihat nasib yang dialami putrinya tersebut. Tapi dirinya tak bisa berbuat banyak. "Saya sebenarnya merasa terpukul sekali, khawatir dan merasa kasihan, kadang saat ini omongannya itu suka ngelantur dan jadi korban perasaan, mau melaporkan takut juga, maklum kami itu kan keluarga tak mampu. Kalau tak lupa itu kurang lebih pernikahannya hanya 10 hari setelah itu ditinggal pergi lagi," ungkapnya. Sementara itu saat dihubungi kepsek CM belum bisa ditemui, begitupun saat akan dikonfirmasi ke sekolah yang bersangkutan tak ada di tempat.
Terpisah, Pengawas Puspindik TK-SD Kecamatan Campaka, H Dede menyebutkan, jika pihaknya akan meminta penjelasan pada yang bersangkutan terkait kebenaran soal tersebut. "Informasi ini nanti akan saya sampaikan dan maaf saat ini saya sedang sibuk ada beberapa kegiatan dan rapat kerja di Pusbindik. Nah, jadi saya masih belum bisa menemui pihak bersangkutan, untuk diminta klarifikasi bagaimana penjelasan yang sebenarnya. Mungkin akan ada pemanggilan, tapi saat ini belum tepat karena ingin tahu duduk permasalahannya," bebernya.(mat)
Populer
-
METRO- Fenomena alam kembali bakal menyapa Indonesia. Setelah Gerhana Matahari Total (GMT) pada Maret lalu, kini warga di 124 kota, sep...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
CIANJUR- Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Cabang Cianjur bakal kembangkan sayap di kampus umum. Ini dilakukan dalam rangka l...
-
JAKARTA-Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Anas Urbaningrum membantah pernah memerintahkan mantan Bendum partainya, M Nazaruddi...
-
Pengurus PARFI Cianjur saat soft launching di Langan Kreatif Joglo. CIANJUR -Pada penghujung tahun 2018, Pengurus DPD Persatuan Artis ...
-
CIANJUR - Kepala Bidang Penyiapan Perumusan dan Kebijakan Reformasi Birokrasi Kementrian Aparatur Negara dan Reforasi Birokrasi (Menpan-R...
-
CIANJUR–Maraknya distributor perusahaan tertentu yang kerap kali melakukan pelanggaran dalam menjalankan aktivitas perekonomian. Tak h...
-
Abdulatif BEBERAPA wilayah di Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi Pilkada serentak, tepatnya hari Rabu pada tanggal 27 Ju...

Tidak ada komentar: