Persiapan Pemkab Cianjur Sambut Kirab Api PON XIX/2016 Siapkan Helaran Budaya Kesenian Daerah, Semayamkan Api di Pendopo

FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR
BEBERES: Panitia melakukan persiapan guna menyambut helaran budaya kesenian daerah.


KABUPATEN Cianjur menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang hanya tinggal menghitung hari. Tim kreatif pun mulai persiapan panggung, untuk menampilkan berbagai helaran seni budaya asli Cianjur.

Laporan: MAMAT MULYADI, Cianjur

HASIL pantauan di lokasi, Selasa (13/9) siang, persiapan panitia pelaksana tim kreatif Pemkab Cianjur, nampak begitu sibuk  penyambutan mulai dari persiapan mendirikan panggung, sekaligus semakin difokuskan demi suksesnya Kejuaran Tingkat Nasional ini. Pihak panitia menyebutkan, upacara Kirab Api Pon akan melintas di Cianjur mulai dari peta penyisiran lintas di beberapa titik Pasir Hayam, Jalan Siliwangi, Jalan Siti Jenab, lalu masuk ke Pendopo, Pemkab Cianjur.

"Kirab Api akan disemayamkan di Pendopo satu hari rencananya. Nah, nanti akan disambut dari rombongan KONI Cianjur melalui start di Pasir Hayam," terang Humas Pemkab Cianjur, Bayu  saat ditemui di sela kesibukan konsep panggung hiburan penyambutan Kirab Api PON, kemarin.

Tim Kreatif Humas Pemkab Cianjur, menginfromasikan langsung ada beberapa atlit untuk menyambut datangnya rombongan kirab rombongan pawai obor api dari Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016. Kemungkinan tiba di halaman Pendopo Cianjur sekitar bada Isha atau pukul 18:10 WIB.

Nah, selain penyambutan Kirab Api PON ke-19 itu, panitia telah mengkonsep semarak dan meriah. Sebelumnya saat kedatangan tamu rombongan disambut dengan Kesenian Lengser, tepat di pintu gerbang masuk Pemkab Cianjur. Bahkan, ada beberapa pentas helaran seni budaya kali ini ditampilkan khas Cianjuran, diantaranya itu Seni Rajah Pangjajap, Maenpo (pencak silat ibing.red), tari Jaipong, kerinding, orkestra pancaniti dan tarian seni budaya lainya.

"Kirab Api nantinya setelah tiba melintas di Cianjur, menuju ke Bandung Barat, Gedung Sate, lalu diarak ke Bandung Lautan Api. Pelaksanaan helaran budaya itu setelah rombongan pawai Kirab Api nanti tiba," ucap dan sambung Bayu.

Masih dikatakan, Bayu menyambungkan obrolan, Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/ 2016 saat ini dengan Maskot Lili dan Lala yang artinya mengambil dari binatang monyet sudah langka berada di lokasi Gunung Gede Pangrango. Seperti kisah cerita menyebutkan sepengetahuan itu jumlah monyetnya ada sekitar 1.000 ekor. Ya, katanya sudah dipindahkan ke hutan di Bandung Utara, Selatan, dan Timur. Jelasnya kita ingin menampilkan terbaik di Cianjur untuk menonjolkan dan menunjukan bahwa Cianjur juga banyak potensi seni budayanya, dan kaya akan itu.

"Ini merupakan momen bersejarah bagi masyarakat Cianjur, pasalnya baru pertama kali kita sebagai pelaksana penyelenggaraan untuk penyambut kedatangan rombongan Kirab Api PON ke 19/2016 saat ini. Merupakan kebanggaan tersendiri, maka itu kita konsep  sedemikian rupa untuk pelaksanaan penyambutannya di Pendopo," ungkapnya diamamini beberapa rekannya kepada wartawan ini.

Terpisah, hal lain diakui, Puspa Delima (53) salah satu atlit jalan cepat asli putri daerah Cianjur memaparkan, sangat bangga dan senang. Intinya tak bisa diungkapkan dengan perasaan atau kata-kata, sangat merasa begitu bahagia dan terhormat sekali bisa menyambut langsung sebagai perwakilan di atlet di Cianjur jemput bola membawa Kirab Api PON tahun ini. Ada rekan satu lagi mendampingi untuk menyambut Kirab Api, atasnama, Kikin Ruhiddin (50) salah satu atlet 400 gawang juga sebagai pelatih Nasional juga.

"Secara pribadi berharap mewakili para atlet semuanya bukan pribadi saya sendiri. Jelasnya itu bisa diperhatikan, dan sangat senang bisa membawa nama baik harum Cianjur sebagai putri daerah," aku Puspa. (**)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top