Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Bupati "Diculik" Sopir Angkot
Bupati "Diculik" Sopir Angkot
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 24 Februari 2017 |
Berita Utama
CIANJUR-Puluhan sopir angkot trayek 04A dan 04B unjuk rasa di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Cianjur, Kamis (23/2) pagi pukul 08.00 WIB.
Massa mendesak Dishub segera bertindak tegas merubah trayek angkot yang dinilai merugikan para sopir.
Opik (30) salah seorang sopir mengungkapkan, akibat penutupan Jalan Siti Jenab dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan pemerintah, beberapa waktu lalu, membuat jalan Suroso menjadi macet. Ia mengklaim, Jalan Suroso merupakan jalur milik trayek angkum 04.
"Setelah ada pengalihan arus, jalur itu jadi dipadati angkot lain seperti 01A, 01B dan 02B. Jadinya ke toko Lili itu macet. Bisa sampai satu jam. Ditambah banyak persimpangan juga di sana,” kata Opik nampak kesal.
Akibat pengalihan arus itu juga, secara otomatis mempengaruhi penghasilan para sopir angkot 04. Bukannya untung, seringkali Opik rugi lantaran biasanya ia mendapat penghasilan rata-rata Rp150 ribu sampai Rp200 ribu per hari, kini berkurang drastis jadi Rp60 ribu per hari.
“Sekarang yang mau ke Gang Harapan saja bisa naik 02B, dari Siliwangi ke Suroso juga naik 02B. Padahal sebelumnya itu lahan bagi sopir 04. Makanya jadi merugi semua. Untuk setoran Rp60 ribu per hari juga sering nombok sekarang mah. Mendingan jalan tembusan dari Siti Bodedar ke Pegadaian kembali difungsikan," katanya lagi.
Tak lama berselang Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar didampingi Kadishub Cianjur, Djoni Rojali secara langsung menerima keluh kesah para sopir angkot. Dengan pengawalan ketat petugas TNI-Polri, Irvan dan para sopir kemudian berembuk, duduk bersama.
Belum kunjung usai, Irvan kemudian melanjutkan musyawarah mencari solusi di Jalan Pasar Pasir Hayam seusai shalat dzuhur. Irvan menuju kesana sambil menaiki salah satu angkot. Irvan sampaikan beberapa alternatif yang ditawarkan agar tidak ada yang merasa dirugikan. "Yang jelas, Bupati akan meningkatkan pengamanan jalan pada ruas jalan yang dikeluhkan tersebut," kata Irvan kepada para pedagang.(*/lan)
Populer
-
ILUSTRASI SEBUAH studi baru menemukan bahwa menonton TV berkaitan dengan beberapa penyebab utama kematian di Amerika Serikat. Sembil...
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIANJUR - Pererat silaturahmi sesama penggemar musik Sabyan Gambus khususnya, dan pemuda/i yang mencintai Sholawat yang tergabung dalam ...
-
CIANJUR – Butuh rumah strategis, Perumahan Grand Amanda solusinya. Grand Amanda di Jalan Aria Wiratanudatar, Sindanglaka-Cianjur, p...
-
Neng Eem didampingi Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Jakarta Hari Suko Setiono, tinjau evakuasi longsor, di Cianjur Selat...
-
GEKBRONG – Dibalik jabatannya sebagai ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Muhammad Ahmad Jalal...
-
PANIK: Warga sempat panik mobil di pom bensi terbakar CIPANAS-Warga dan para pengguna jalan di Cipanas sempat dihebohkan dengan muncu...
-
Bagi pemilik perusahaan salon mobil, Auto Detailing System, yang beralamat di Jalan KH Abdullah Bin Nuh Cianjur. Taufik MM, bersemangat ...


Tidak ada komentar: