Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Rp200 Ribu Per Kilogram
Rp200 Ribu Per Kilogram
Posted by Radar Cianjur on Rabu, 08 Maret 2017 |
Berita Utama
CIANJUR- Masyarakat Cianjur, khususnya ibu-ibu rumah tangga harus bersiap menerima kabar mengejutkan ketika berbelanja cabai di pasar. Pasalnya, harga cabai di tingkat pengecer kini sudah menembus angka Rp200 ribu per kilogram (/kg).
Harga cabai rawit merah di sejumlah pasar mengalami kenaikan. Di Pasar Warungkondang misalnya, harga cabai sudah mencapai nominal Rp170 ribu/kg. "Bukannya untung harga cabai naik malah buntung. Harganya mahal jadi sepi pembeli," tutur salah satu pedagang, Asep (43).
Salah satu ibu rumah tangga, Iis (38) mengaku, lebih memilih untuk tidak membeli cabai dan menggunakan bumbu masakan lain seperti bawang dan lada. "Kalau beli di warung sudah sampai Rp200 ribu. Gak bisa ditawar," papar warga Perumahan Pesona, Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku ini.
Keluhan senada diungkapkan pengelola rumah makan Padang di Jalan Suroso, Rizal (52). Ia mengaku, kebingungan untuk menaikan harga jual masakannya. Apabila harga jual masakan terpaksa dinaikan maka dampaknya akan sepi pembeli. "Serba salah. Ya terpaksa menjual seadanya dengan harga lama," keluhnya sambil terus melayani pembeli yang datang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Cianjur, harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cianjur masih berkisar di angka Rp140 ribu hingga Rp180 ribu/kg. Untuk harga cabai rawit hijau masih berkutat di angka Rp50 ribu/kg.
Tak tinggal diam, Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DisKopUMKM-Indag) Cianjur pun rutin memantau perkembangan harga cabai di pasaran. Kepala DisKopUMKM-Indag Kabupaten Cianjur, Himan Haris mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan trend harga sejumlah harga bahan pokok secara rutin di semua pasar tradisional yang tersebar di Cianjur.
Namun untuk pekan ini, harga cabai yang dinilai paling menuai perhatian. Ia mengungkapkan, kenaikan harga cabai rawit ini disebabkan oleh ulah tengkulak dan pedagang nakal. Untuk meminimalisir tingkah nakal para pedagang di pasaran, pihaknya akan segera melakukan sidak. "Harga cabai berbeda-beda di setiap pasar. APabila ada yang terbukti nakal memainakn harga akan kami tindak," paparnya kepada Radar Cianjur. (yaz)
Populer
-
CIBEBER-Atin Supriatna (59) warga Kampung Irigasi RT 04/03, Desa Cikondang, Kecamatan Cibeber, tewas terseret air Sungai Cikondang. Se...
-
CIPANAS- Kondisi badan jalan berlubang di sejumlah titik Ruas Jalan Raya Cipanas-Puncak menyita perhatian sejumlah pihak, diantaranya ...
-
HAURWANGI – Forum Badan Permusyawaratan Desa (FBPD) Kecamatan Haurwangi menyampaikan keberatan atas kegiatan rekrutmen petugas S ens...
-
RAIB: Kondisi ruang leb komputer SMAN 1 Mande yang dijarah kawanan pencuri CIANJUR- SMA Negeri 1 Mande, nyaris tidak mengikuti pelaksa...
-
CIPANAS-Satpol PP Kecamatan Cipanas berupaya menyisir keberadaan monyet di Kampung Tegal Lega Desa Palasari Kecamatan Cipanas. Namun saat...
-
Upaya mendongkrak penjualan, Protanmas Samolo Indah sebagai perumahan strategis yang mengusung konsep perumahan modern, serta merupakan...
-
CIANJUR- Sudah tidak dapat dipungkiri lagi, kini anak-anak berada dalam genggaman pengaruh teknologi dunia. Perkembangan teknologi yang...
-
SILATURRAHMI: Para pendamping PKH dan Kepala Dinsos Cianjur Sumitra kunjungi Radar Cianjur. CIANJUR-Koordinator pendamping Program Kel...


Tidak ada komentar: