Guru Harus Pelopori Empat Pilar Kebangsaan
![]() |
| SOSIALISASI: Anggota DPD RI Ayi Hambali kerjasama dengan Pergunu Cianjur sosialisasikan empat pilar kebangsaan. |
CIANJUR-Empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 2945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para guru.
Demikian dikemukakan Anggota DPD RI asal Jawa Barat, Ayi Hambali, dihadapan ratusan guru-guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Cianjur, Minggu, (17/6) di Pondok Pesantren Al Ittihad Cianjur.
“Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NKRI 1945 sebagai Konstitusi Negara dan Ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia harus terpatri dalam diri para guru,” ucapnya.
Karena menurut Ayi, guru memiliki tanggung jawab untuk mendidik para muridnya, sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu, para siswa perlu terus menerus diberikan pemahaman tentang empat pilar kebangsaan oleh guru, sehingga dalam menghadapi masa depan bangsa ini akan lebih tegak dan kokoh.
“Empat Pilar dibumikan kembali di Indoneia karena hal itu merupakan inti dan perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.
Ayi menyatakan, selain dipahami empat pilar kebangsaan itu juga harus diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kita ingin empat pilar kebangsaan ini tertananm di seluruh masyarakat Indonesia yang dipelopori oleh guru," pungkasnya.(jun)
Populer
-
CIANJUR – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) From Pembela Islam (FPI) Cianjur, lakukan Musyawarah Cabang Muscab se-Kabupaten Cianjur, ...
-
CIBEBER – Guna memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, Pemerintah Desa Mayak, Kecamatan Cibeber, membangun saluran irigasi tersier ...
-
*Mengajak Seluruh Insan Outomotif, Klub Motor, Organisasi lainnya Hadir di Acara Monumen Persaudaraan* CIANJUR- Bikers Brotherhood MC (...
-
Caption A, seseorang yang diduga mengaku sebagai pengacara diamankan di Kantor Kepala Desa Cikancana guna menghindari amuk masa. GEKBRO...
-
*) Nanang Rustandi BEGITU berseliweran berbagai informasi dan berita di era Jaman Now. Semua harus disortir mana yang benar-benar infor...


Tidak ada komentar: