Antisipasi Konflik Jelang Pilkada

CIANJUR-Adanya potensi konflik sosial jelang pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur, menjadi perhatian Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Cianjur. Untuk mengantisipasi potensi tersebut, sosialisasi pencegahan pun kian getol digelar.
Kepala Kesbangpol Cianjur, Sudrajat Laksana mengatakan, jelang Pilkada dan pasca Pilkada, konflik sosial baik secara vertikal maupun horizontal, selalu ada di tengah-tengah masyarakat.
Untuk itu pemerintah daerah melalui Bakesbangpol mengajak semua elemen masyarakat untuk bahu membahu menghindari ruang-ruang konflik. “Ya harus diantisipasi, dengan cara meningkatkan pencegahan sejak dini,” ucapnya.
Menurut pria yang akrab disapa Ajat ini, upaya yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi konflik sosial, yakni dengan cara mengintensifkan dialog antar kelompok masyarakat dan membangun sistem komunikasi yang baik antara pemerintahan desa dan kecamatan dengan kelompok masyarakat. “Ya semua elemen harus bekerjasama. Kalau pemerintah daerah itu berkewajiban untuk mengawal suksesnya Pilkada dengan beberapa target,” ujarnya.

Adapun yang menjadi target Pemkab Cianjur dalam Pilkada ini yakni, seluruh hak pilih terdaftar serta menggunakan hak pilihnya dengan benar, seluruh tahapan Pilkada berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pelaksanaan Pilkada tidak menimbulkan gejolak sosial serta tidak mengganggu aktivitas keseharian masyarakat, dan hasil Pilkada dapat diterima semua pihak.(jun)


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top