Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Laka Tunggal, Badan Supir Putus
Laka Tunggal, Badan Supir Putus
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 21 Agustus 2015 |
Berita Utama
CIPANAS-Terjadi kecelakaan kembali di ruas Jalan Raya Ciloto, dekat Jembatan
Cikundul. Nahas supir truk bernopol A 8120 FL langsung badannya terbelah,
sehingga tewas di tempat.
Epul (34) warga Desa Ciloto Kecamatan Cipanas mengaku, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, truk bermuatan pupuk melaju dari arah Bogor menuju Cipanas dengan kecepatan tinggi.
"Namun, setibanya di Kampung Ciloto dekat Kantor Desa Ciloto truk tersebut oleng, sehingga membanting strik ke kanan," tuturnya kepada Radar Cianjur, kemarin.
Pihaknya, menduga truk tersebut lolos rem. Sehingga dari arah Bogor supir harus membanting stir ke kiri dan kenan.
"Akibat benturan yang keras supir tewas di tempat dengan badan bagian pinggang terputus. Namun untuk kernet bisa selamat, dan hanya terlihat shok," paparnya.
Kepala IGD RSUD Cimacan Firdaus menjelaskan, saat dievakuasi sekitar pukul 03.00 WIB, supir truk Wawan Suhardi (38) warga Kampung Songgong Cikande Kabupaten Serang Provinsi Banten kondisinya mengenaskan. Pasalnya, pinggang korban terputus.
"Kondisinya sangat mengkhawatirkan, dan korban tewas di tempat," paparnya.
Sedangkan kernetnya Wahyudin (21) warga tetangga korban, kondisinya shok berat. Sehingga, masih mengalami perawatan intensif di IGD RSUD Cimacan.
"Diketahui, kernet ini baru 3 hari mengikuti supir. Dia nampak kaget dengan kecelakaan tersebut, dan kondisinya masih sulit ditanya," tandasnya. (fhn)
Epul (34) warga Desa Ciloto Kecamatan Cipanas mengaku, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, truk bermuatan pupuk melaju dari arah Bogor menuju Cipanas dengan kecepatan tinggi.
"Namun, setibanya di Kampung Ciloto dekat Kantor Desa Ciloto truk tersebut oleng, sehingga membanting strik ke kanan," tuturnya kepada Radar Cianjur, kemarin.
Pihaknya, menduga truk tersebut lolos rem. Sehingga dari arah Bogor supir harus membanting stir ke kiri dan kenan.
"Akibat benturan yang keras supir tewas di tempat dengan badan bagian pinggang terputus. Namun untuk kernet bisa selamat, dan hanya terlihat shok," paparnya.
Kepala IGD RSUD Cimacan Firdaus menjelaskan, saat dievakuasi sekitar pukul 03.00 WIB, supir truk Wawan Suhardi (38) warga Kampung Songgong Cikande Kabupaten Serang Provinsi Banten kondisinya mengenaskan. Pasalnya, pinggang korban terputus.
"Kondisinya sangat mengkhawatirkan, dan korban tewas di tempat," paparnya.
Sedangkan kernetnya Wahyudin (21) warga tetangga korban, kondisinya shok berat. Sehingga, masih mengalami perawatan intensif di IGD RSUD Cimacan.
"Diketahui, kernet ini baru 3 hari mengikuti supir. Dia nampak kaget dengan kecelakaan tersebut, dan kondisinya masih sulit ditanya," tandasnya. (fhn)
Populer
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...

Tidak ada komentar: