Radar Cianjur »
Nasional
»
Pak Tua Ini, Beli Mobil kayak Beli Kacang Goreng
Pak Tua Ini, Beli Mobil kayak Beli Kacang Goreng
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 21 Agustus 2015 |
Nasional
JAKARTA - Fuad Amin diketahui banyak menggelapkan uang hasil suap dan korupsinya. Tak hanya tanah, rekening dan bangunan, tersangka suap jual beli Gas di bangkalan itu juga ternyata banyak menitipkan mobil ke sejumlah kerabatnya.
Fakta tersebut terungkap setelah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memanggil beberapa Sales Dealer Mobil tempat Fuad membeli. Seperti yang dikatakan Heru, seorang sales eksekutif di Auto Basuki Rahmat Surabaya.
Fakta tersebut terungkap setelah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memanggil beberapa Sales Dealer Mobil tempat Fuad membeli. Seperti yang dikatakan Heru, seorang sales eksekutif di Auto Basuki Rahmat Surabaya.
Di situ, Fuad diketahui membeli dua buah mobil bermerek Inova dan Alphard. "Inova 240 juta (rupiah red), dan Alphard 800 juta (rupiah red)," ujarnya di depan Hakim Ketua Muhammad Mukhlis kemarin (20/8).
Namun, lanjut Heru, saat membeli kedua mobil tersebut, mantan bupati Bangkalan itu memerintahkan salah seorang ajudannya yang bernama Fakhrozi. "Yang bayar juga Pak Fakhrozi," imbuhnya.
Fakhrozi yang juga dihadirkan dalam persidangan tersebut membenarkan transaksi tersebut. Dia mengaku membeli mobil-mobil itu menggunakan uang Fuad. Bahkan, Fakhrozi mengaku tidak hanya membeli dua mobil. Dalam kesempatan lain, dia juga disuruh untuk membeli mobil lainnya di tempat yang berbeda. "Ada juga Hyundai X1, lalu All New Civic," terangnya.
Pernyataan yang sama juga diutarakan seorang sales lainnya, Agistiya. Di tempatnya, Fuad Amin membeli dua mobil dengan harga tinggi.
Namun, lanjut Heru, saat membeli kedua mobil tersebut, mantan bupati Bangkalan itu memerintahkan salah seorang ajudannya yang bernama Fakhrozi. "Yang bayar juga Pak Fakhrozi," imbuhnya.
Fakhrozi yang juga dihadirkan dalam persidangan tersebut membenarkan transaksi tersebut. Dia mengaku membeli mobil-mobil itu menggunakan uang Fuad. Bahkan, Fakhrozi mengaku tidak hanya membeli dua mobil. Dalam kesempatan lain, dia juga disuruh untuk membeli mobil lainnya di tempat yang berbeda. "Ada juga Hyundai X1, lalu All New Civic," terangnya.
Pernyataan yang sama juga diutarakan seorang sales lainnya, Agistiya. Di tempatnya, Fuad Amin membeli dua mobil dengan harga tinggi.
"Land Cruiser seharga 1,5 Miliar plus pajak 51 juta dan Alphard 900 juta," terangnya. Sama seperti sebelumnya, Fuad juga meminta kerabatnya untuk membeli kedua mobil tersebut.
"Pak Haji Muslim yang transaksi, tapi mobil di atasnamakan Pak Fadli," terangnya.
Keterangan yang tidak jauh berbeda juga diungkapkan para saksi lainnya. Berdasarkan pantauan Jawa Pos, ada banyak mobil lain yang dipesan Fuad Amin melalui beberapa rekannya. Antara lain, Honda CRV 24, Toyota Nav One, Avanza E, Toyota Fortune hingga Honda Mobilio.
Sekedar diketahui, saat penyitaan asset Fuad Amin Maret lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 19 buah mobil milik Fuad Amin. Mobil-mobil tersebut diduga dibeli Fuad dengan uang hasil suap yang dilakukannya selama menjabat posisi penting di Pemda Bangkalan.
Sementara itu, selain mendatangkan para sales mobil dan kerabat Fuad, kemarin pengadilan Tipikor mendatangkan beberapa pegawai bank. Seperti yang sudah-sudah, mereka menerangkan beberapa rekening yang dimiliki Fuad Amin.
Tak hanya itu, Bupati Bangkalan saat ini, Muhammad Makmum Ibnu Fuad juga didatangkan. Namun, saat diberi pilihan oleh Hakim, Makmun yang juga anak Fuad Amin itu memilih untuk tidak memberikan keterangan. Pasalnya, menurut peraturan perundang-undangan, saksi yang berasal dari anggota keluarga berhak untuk memilih tidak memberikan kesaksian.
"Saya ikuti peraturan saja," ujarnya ketika ditanya alasan memilih bungkam. Ketika ditanya keterangan apa yang diminta pengadilan kepadanya, Makmun juga bersikap sama. "Ada di surat, tapi saya lupa. No coment aja lah," tuturnya. (far)
Keterangan yang tidak jauh berbeda juga diungkapkan para saksi lainnya. Berdasarkan pantauan Jawa Pos, ada banyak mobil lain yang dipesan Fuad Amin melalui beberapa rekannya. Antara lain, Honda CRV 24, Toyota Nav One, Avanza E, Toyota Fortune hingga Honda Mobilio.
Sekedar diketahui, saat penyitaan asset Fuad Amin Maret lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita 19 buah mobil milik Fuad Amin. Mobil-mobil tersebut diduga dibeli Fuad dengan uang hasil suap yang dilakukannya selama menjabat posisi penting di Pemda Bangkalan.
Sementara itu, selain mendatangkan para sales mobil dan kerabat Fuad, kemarin pengadilan Tipikor mendatangkan beberapa pegawai bank. Seperti yang sudah-sudah, mereka menerangkan beberapa rekening yang dimiliki Fuad Amin.
Tak hanya itu, Bupati Bangkalan saat ini, Muhammad Makmum Ibnu Fuad juga didatangkan. Namun, saat diberi pilihan oleh Hakim, Makmun yang juga anak Fuad Amin itu memilih untuk tidak memberikan keterangan. Pasalnya, menurut peraturan perundang-undangan, saksi yang berasal dari anggota keluarga berhak untuk memilih tidak memberikan kesaksian.
"Saya ikuti peraturan saja," ujarnya ketika ditanya alasan memilih bungkam. Ketika ditanya keterangan apa yang diminta pengadilan kepadanya, Makmun juga bersikap sama. "Ada di surat, tapi saya lupa. No coment aja lah," tuturnya. (far)
Populer
-
Ketua DPC PKB Kabupaten Cianjur, Lefi Ali Firmansyah CIANJUR-Setelah menetapkan dan mendaftarkan pasangan Irvan Rivano Muchtar-Herman S...
-
GRESIK-Ada fakta menarik yang baru saja terungkap di balik kericuhan suporter yang terjadi pada laga TSC A antara Persegres dan ...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Neng Eem sosialisasi empat pilar Sabtu (14/4) di majlis taklim At-takwa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. CIANJUR- Indonesia se...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-DPD PKS Cianjur akan menggelar kegiatan halal bihalal, tanggal 23 Agustus 2015 di Gedung As Sakinah. Humas DPD PKS Cianjur, Aulia...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...


Tidak ada komentar: