Radar Cianjur »
PILKADA
»
Partai Gagal Cetak Kader Terbaik
Partai Gagal Cetak Kader Terbaik
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 13 Agustus 2015 |
PILKADA
CIANJUR-Majunya tiga pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati
Cianjur yang tidak memiliki latar belakang sebagai kader partai, dinilai
sebagai kegagalan partai dalam mencetak kader-kader terbaik untuk bersaing pada
Pilkada Cianjur.
Ketua LSM Kompac Dedi Mulyadi mengatakan, partai politik sebagai mesin
untuk menghasilkan pemimpin tidak mampu mencetak kader terbaiknya. “Ya saya
rasa partai-partai sekarang gagal mencetak kader terbaik untuk bersaing di
pilkada. Kita lihat sekarang yang maju sebagai bakal calon bupati dan wakil
bupati itu semua bukan kader partai,” ujarnya.
Menurut pria yang akrab disapa Dedi Toser ini, dukungan yang diberikan
partai politik kepada bukan kader itu menandakan partai tidak memiliki
kepercayaan dimata publik, sehingga lebih memilih untuk mendukung calon yang
dinilai kuat, meskipun bukan seorang kader partai. “Ya tidak bisa kita
pungkiri, mungkin dalam pilkada ini partai memilih untuk menang, dan bisa juga
partai lebih memilih uang, sehingga siapa saja yang siap maju itu yang diusung.
Tapi kalau kita perhatikan memang kaderisasi partai itu banyak yang mati,” ucap
pria yang juga merupaklan salah satu kader patai besar di Cianjur.
Sekretaris DPC Demokrat Cianjur, Gatot Subroto memiliki pandangan lain,
tidak adanya kader terbaik salah satu partai yang maju pada pilkada, bukan
berarti partai gagal mencetak kader. Namun itu dikarenakan banyak faktor.
“Siapa bilang gagal. Kalau partai gagal cetak kader, itu tidak akan dapat kursi
di dewa. Karena yang duduk di dewan itu rata-rata kader terbaik,” ujarnya.
Menurut mantan Ketua DPRD Cianjur ini, masalah pilkada itu beda dengan
pileg. Karena di pilkada itu kental dengan anggaran. “Bukan masalah kadernya,
tapi ada gak kader yang siap mengeluarkan uang besar untuk maju di pilkada.
Karena biasanya kader partai tidak memiliki kesempatan menumpuk uang. Makanya
dalam pilkada itu banyak yang maju bukan dari kader partai,” ungkapnya.
Sebagai pengurus salah satu partai, Gatoto berharap kepada bupati yang
jadi nanti betul-betul memperhatikan partai. “Ya kepada pemimpin yang berhasil
harunya memperhatikan partai. Jangan hanya menjadikan partai sebagai alat untuk
maju saja. Kalau sudah jadi lupa,” pungkasnya.(jun)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
ilustrasi GEKBRONG –Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cikancana, Bripka Arief Firmansyah, b...
-
BANDUNG-Persib Bandung harus bersabar untuk menurunkan Zulham Zamrun di laga resmi. Pasalnya, kondisi fisik Zulham hingga kin...

Tidak ada komentar: