Radar Cianjur »
Cipanas
»
Pembangunan Perlu Peran Masyarakat
Pembangunan Perlu Peran Masyarakat
Posted by Radar Cianjur on Kamis, 20 Agustus 2015 |
Cipanas
PACET- Salah satu penghambat pembangunan yakni
pudarnya sikap gotong-royong di tengah masyarakat yang berubah menjadi
individualistis.
Kepala Desa Gadog Isa Saepudin menjelaskan, untuk mengoptimalkan pembangunan perlu peran serta masyarakat, karena tanpa mereka program pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.
"Jika prinsip gotong royong terus dibudayakan, pembangunan di daerah setidaknya bisa lancar. Akan tetapi akibat pergeseran jaman, gotong royong mulai ditinggalkan sehingga menghambat pembangunan," paparnya.
Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut seperti perkembangan pola pikir dan teknologi. "Program pembangunan butuh penggerak di masyarakat baik itu masyarakat secara langsung, tomas, toga, maupun pengurus RT/RW,” ujarnya.
Dikatakannya, agar bangsa Indonesia maju sudah waktunya pembangunan dilakukan mulai dari tingkat desa, karena hal ini bisa memaksimalkan pembangunan negara.
"Partisipasi masyarakat menurun saat ini, sudah waktunya paradigma masyarakat dirubah. Melalui peringatan HUT RI ke-70 sudah waktunya Indonesia kembali bangkit," katanya.
Ditambahkannya, pembangunan dari level bawah sudah sesuai dengan program Permendagri No 20 tahun 2007 tentang pemberdayaan masyarakat.
"Masyarakat harus didorong dari yang tidak tau jadi tau, yang tidak mampu menjadi mampu, sehingga menjadi mandiri dan rakyat maju," ungkapnya. (fhn)
Kepala Desa Gadog Isa Saepudin menjelaskan, untuk mengoptimalkan pembangunan perlu peran serta masyarakat, karena tanpa mereka program pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.
"Jika prinsip gotong royong terus dibudayakan, pembangunan di daerah setidaknya bisa lancar. Akan tetapi akibat pergeseran jaman, gotong royong mulai ditinggalkan sehingga menghambat pembangunan," paparnya.
Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut seperti perkembangan pola pikir dan teknologi. "Program pembangunan butuh penggerak di masyarakat baik itu masyarakat secara langsung, tomas, toga, maupun pengurus RT/RW,” ujarnya.
Dikatakannya, agar bangsa Indonesia maju sudah waktunya pembangunan dilakukan mulai dari tingkat desa, karena hal ini bisa memaksimalkan pembangunan negara.
"Partisipasi masyarakat menurun saat ini, sudah waktunya paradigma masyarakat dirubah. Melalui peringatan HUT RI ke-70 sudah waktunya Indonesia kembali bangkit," katanya.
Ditambahkannya, pembangunan dari level bawah sudah sesuai dengan program Permendagri No 20 tahun 2007 tentang pemberdayaan masyarakat.
"Masyarakat harus didorong dari yang tidak tau jadi tau, yang tidak mampu menjadi mampu, sehingga menjadi mandiri dan rakyat maju," ungkapnya. (fhn)
Populer
-
USIA DINI: TK Al Azhar Cianjur mengajarkan kepada siswa sejak dini tentang sopan santun terhadap guru dan orang tua. CIANJUR-Mar...
-
MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Cianjur, Moch Ginanjar, untuk selalu m...
-
Ruas Jalan Raya Cipanas sudah menjadi langganan banjir, tak pelak kondisi ini semakin mempersulit pengendara ketika melintas. Amat dis...
-
CIANJUR- Pondok Pesantren At-Taubah Lapas Kelas II B Cianjur bina para narapidana dengan berbagai materi keagamaan. Harapannya agar kelak...
-
CIANJUR-Tahun ajaran 2016/2017 mendatang. SMK IT Al-Musyaroah Cianjur bakal membuka jurusan perbankan syariah. Guna mencetak siswa yang pah...
-
ILUSTRASI CIANJUR-Istilah 'Salam Pramuka' dan 'Salam OSIS' berada di daftar pencarian teratas dalam sebuah mesin telus...
-
ilustrasi GEKBRONG –Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cikancana, Bripka Arief Firmansyah, b...
-
BANDUNG-Persib Bandung harus bersabar untuk menurunkan Zulham Zamrun di laga resmi. Pasalnya, kondisi fisik Zulham hingga kin...


Tidak ada komentar: