Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Brimob Tewas Selamatkan Warga
Brimob Tewas Selamatkan Warga
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 27 November 2015 |
Berita Utama
| MOBIL ambulan bawa siap bawa jenazah Danki Brimob yang tewas setelah menyelamatkan warga. |
Berdasarkan keterangan dari perangkat desa. Sebelum kejadian, Jamaludin (25) seorang warga Kampung Majalaya RT 01/02 hendak memperbaiki saluran air di lokasi daerah irigasi. Saat itu Jamaludin berada di sebelah barat sungai dan hendak menyebrang ke sebelah utara.
"Waktu itu Jamaludin melewati irigasi, namun tepat di tengah-tengah tiba-tiba saja terpeleset menginjak sesuatu rumput batu. Mungkin licin sampai terjatuh ke bawah," kata Komarudin (58) mertua dari Jamaludin saat ditemui di lokasi kejadian.
Disaat bersamaan ada dua orang anggota polisi bernama AKP Mukhlis dan Bripda Prento yang tengah berada di lokasi. Dengan sigap langsung terjun dan memberikan pertolongan. Namun sayangnya saat melakukan pertolongan akibat air sungai yang sangat deras, membuat proses penyelamatan cukup sulit, meski akhirnya berhasil menyelamatkan Jamaludin.
Namun lagi-lagi arus deras membuat kedua anggota Brimob Subden III Cipanas Cianjur Brimob Polda Jabar ini tenggelam. Bripda Prento yang sempat mengalami kritis kondisinya sudah mulai berangsur pulih, dan dirawat di RSUD Cianjur. Lalu AKP Mukhlis nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia setelah terseret air sungai.
Kepala Desa Cijagang, Asep ZK didampingi Poldes Deni membenarkan dugaan sebelum terjatuh ada benturan keras dialami anggota Brimob. Meski begitu semua telah terjadi. Maka atas nama masyarakat pemerintah Desa Cijagang, ikut berduka dan bela sungkawa. "Mudah-mudahan amal ibadahnya serta kebaikanya diterima di sisi Allah SWT, karena ini murni musibah tak diharapkan terjadi," ungkapnya seraya warga ikut prihatin dan berduka atas meninggalnya beliau," ucap Zuna panggilan akrabnya saat ditemui, Kamis (26/11).
Anggota Datasemen B Pelopor Subden III Bripda Bambang Irawan mengakui, atas kepergian AKP Mukhlis disambut kesedihan mendalam di jajaran Subden III Cipanas. "Kejadian itu bermula saat ada warga kewalahan dan berteriak minta tolong karena mau terbawa hanyut di sungai. Kami juga bingung mau membantu bagaimana karena arus deras sekali, namun almarhum dengan jiwa dari kepolisian tanpa ragu turun membantu warga tersebut," ujar Bambang.
Pria yang menyaksikan langsung kejadian tersebut karena satu regu dengan almarhum mengaku, selama sekitar 10 menit almarhum berada di dalam air. Akan tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi. "Memang medannya sangat sult dengan kondisi arus deras, sedangkan kami keterbatasan alat. Jelas dengan kejadian ini saya sangat terpukul," tuturnya.
Baginya sosok almarhum dinilai sangat baik sekali, juga dikenal selalu bisa mengayomi dan memberikan motivasi kepada anggota. "Dalam kondisi tertekan dan senang beliau selalu merangkul kami. Jelas kami merasa kehilangan sosok beliau," tukasnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan, bahwa sebelumnya AKP Mukhlis berencana menolong korban tenggelam akibat terpeleset yakni Jamaludin warga Dusun Majalaya Desa Cijagang.
"AKP Mukhlis dan Bripda Prento, berusaha menolong korban tenggelam dan terjun ke bendungan tersebut. Kemudian kedua anggota Brimob tersebut ikut tenggelam,” tuturnya di Mapolda Jabar.
Diketahui, kata dia, korban tenggelam Jamaludin berhasil diselamatkan dan Bripda Prento dalam perawatan medis RSUD Cianjur. Sementara itu, AKP Mukhlis tenggelam dan meninggal dunia. "Atas nama pribadi dan Polda Jabar, kami mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya," ujar Pudjo.(*/mat/fhn)
Populer
-
JAKARTA-Pupus sudah harapan Jessica Kumala Wongso untuk keluar dari tahanan Sabtu (28/5). Pasalnya, Kamis (26/5), Kejaksaan Tinggi DKI Ja...
-
FOTO: MAMAT MULYADI/ RADAR CIANJUR JUARA: Tim bola voli putri Desa Cipeuyeum menjadi juara dalam rangkaian lomba HUT RI ke-71. HA...
-
Foto: Fadilah Munajat/ Radar Cianjur SERIUS: Tim penilai dari Kabupaten Cianjur melakukan penilaian terhadap posyandu Sartika 3 Desa M...
-
Wanita berparas cantik ini memiliki dua profesi yakni sebagai pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur sekaligus mahasiswa di UNSUR C...
-
JAKARTA-Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyebutkan, rasionalisasi alias pemangkasan jumlah PNS tidak akan sampai sejuta orang. Saat ini ju...
-
SWADAYA: Warga Kampung Padarincang, Desa Palasari, gotong royong perbaiki jalan rusak. CIPANAS- Warga Kampung Padarincang RT 1-5 RW 06,...

Tidak ada komentar: