Radar Cianjur »
Berita Utama
»
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Tetangga
Dua Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Tetangga
Posted by Radar Cianjur on Jumat, 13 November 2015 |
Berita Utama
![]() |
| PETUAS Kepolisian memeriksa kolam, tempat ditemukannya dua jasad boca. |
Spontan kedua orang tua korban histeris, dan memelas setelah mengetahui keduanya ditemukan sudah tak bernyawa di dasar kolam. Informasi dari warga setempat, kedua korban hendak bermain di lingkungan dekat rumah mereka.
Tapi hanya jarak beberapa meter dari rumah mereka ada kolam milik tetangga Nana (55) dimana kedua korban ditemukan tewas. "Kedua orang tua korban sebelumnya sempat mencari-cari keduanya ke mana-mana, hingga akhirnya menemukan jasad keduanya sudah tak bernyawa, dan pertama kali diketahuai oleh pemilik kolam," kata Bhabinkamtibmas Desa Selajambe, Aiptu Suwarno kepada Radar Cianjur, kemarin.
Dua anak laki-laki yang menjadi korban yakni, Irpan Maulana putra pasangan suami istri Heri (55) dan Dede (45). Sedangkan Muhamad Restu merupakan putra pasangan Yanto (30) dan Aminah (33). Adapun kedalaman kolam milik Nana sedalam 1,30 meter.
"Awalnya saya mau mengangkat bibit padi yang disimpan (direndam,red) di kolam itu. Tiba-tiba pas saya maju ke bagian lebih dalam kolam, kaki terasa menginjak sesuatu. Saat diangkat ternyata kaki anak kecil, sempat kaget dan langsng melaporkan pada kedua orang tua korban," ujar Nana.
Terpisah, Yanto orang tua M Restu mengaku dirinya merasa sedih, nasib putranya harus berakhir tragis di kolam ikan tetangganya. "Kami hanya bisa pasrah, dan ikhlas kang? Mau bagaimana lagi sudah terjadi. Kami memiliki anak dua paling besar perempuan pertama namanya Resti (12) masih sekolah kelas 5 SD, dan Muhamad Restu (korban,red)," kata Yanto didampingi sang istri Aminah.
Menurutnya saat kejadian sebagian warga sedang kerja rutinitas mencangkul di sawah. "Tapi pas waktu pulang kaget putra saya katanya meninggal tenggelam," aku Yanto yang terlihat menangis tersedu-sedu.
Mamat (20) kaka korban, anak ketiga Heri dan Dede menyebutkan, jika Irpan merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Dirinya juga merasa kehilangan dan tak menyangka adiknya mengalami musibah tenggelam.
"Kami sekeluarga langsung memandikan, menyolatkan, dan mengebumikan. Tak akan visum, minta doanya saja supaya dilancarkan," tutur Mamat sambil meneteskan air mata melihat kepergian adik bungsunya itu. Jenazah Restu dan Irpan langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) kampung setempat.(mat)
Populer
-
JAKARTA-Dua pelatih yang menjadi sorotan karena lisensi kepelatihannya tak sesuai regulasi turnamen jangka panjang TSC 2016, yakni D...
-
PETUGAS BNNK tes urine siswa SMAN 1 Ciranjang. CIANJUR-Antisipasi bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan di lingkungan s...
-
PANIK: Warga sempat panik mobil di pom bensi terbakar CIPANAS-Warga dan para pengguna jalan di Cipanas sempat dihebohkan dengan muncu...
-
CIPANAS - Koperasi Baitul Maal Wat-Tamwil (KBMT) As-salam, di Jl. Raya Pacet Cipanas, bergerak di bidang simpan pinjam dan pembiya...
-
ILUSTRASI PEREMPUAN hamil memiliki tantangan besar mulai dari mual di pagi hari, kaki kram, sakit punggung, dan berat badan yang naik ...
-
Bakal Diatur dalam Peraturan Menteri CIANJUR-Jika belanja di minimarket, supermarket, dan hypermarket, kini Anda tidak bisa minta kan...
-
CIANJUR – Gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilangsungkan secara serentak se-Kabupaten Cianjur pada Minggu (29/5) kemarin, ...
-
KURANG dari satu pekan pesta sepakbola terbesar di benua Eropa atau yang dikenal dengan Euro 2016 akan dimulai. Turnamen ...


Tidak ada komentar: